Dikutip dari Medical News Today, Senin (2/11/15), analisis data dari 322.977 perempuan dari 10 negara menunjukkan bahwa wanita yang telah melahirkan antara usia 26-30 tahun memiliki kesehatan yang lebih baik dan memungkinkan untuk terhindari dari penyakit jantung. Risiko kanker pun akan menjadi lebih rendah bagi wanita yang telah melahirkan dibandingkan yang tidak.
Baca Juga: Bukan dari Bukaan Rahim, Ini Metode Penentu Persalinan Paling Akurat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analisis lebih lanjut menemukan bahwa wanita yang melahirkan dan menyusui memiliki penurun kematian akibat penyakit jantung iskemik. Tidak hanya bagi wanita yang melahirkan, wanita yang mengalami menstrurasi setelah usia 14 tahun dan yang menggunakan kontrasepsi oral juga memiliki kesehatan baik daripada tidak.
"Setelah dapat mengendalikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko kamatian seperi indeks masa tubuh, kebiasaan merokok dan tingkat aktivitas fisik ternyata beberapa faktor terkait reproduksi dapat dikaitkan dengan rendahnya risiko kematian. Faktor tersebut mampu mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang bagi wanita," Ujar Melissa Merritt pemimpin dari penelitian tersebut.
Baca Juga: Studi: Puasa Jelang Ibu Melahirkan Bisa Saja Tidak Diterapkan
Penelitian secara mendalam mengenai ini sangat diperlukan untuk menjawab temuan tersebut dan memperjelas mekanisme yang menghubungkan risiko tersebut. Kemudian hasil tersebut nanti dapat membantu mengembangkan strategi baru untuk meningkatkan pelayan kesehatan pada wanita.
(up/up)










































