Rabu, 25 Nov 2015 14:32 WIB

Begini Pola Asuh Orang Tua di Jepang yang Patut Ditiru

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Anak-anak di Jepang dikenal memiliki tingkat disiplin yang tinggi dan hal tersebut tentu tak datang begitu saja. Pola asuh orang tualah yang menjadi faktor penentu bagaimana anak di sana tumbuh berkembang.

Psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan ada nilai-nilai positif pada orang tua di Jepang yang patut ditiru di Indonesia. Nilai positif tersebut adalah bagaimana orang tua mementingkan kedekatan dengan anak dan kedisiplinannya.

Mengajarkan anak sopan santun dengan membiasakan selalu mengucapkan syukur sebelum makan, menggosok gigi sendiri, bahkan berangkat dan pulang sekolah sendiri adalah contoh perilaku yang biasa diajarkan orang tua Jepang pada anaknya.

"Memang Jepang itu kan negara lain, mereka bukan kita. Tapi kalau ada hal-hal yang bagus positif kita bisa ambil dong, bisa contek dong," ujar Vera pada seminar oleh Merries di AEON Mal, Jl BSD Raya Utama, Banten, Rabu (25/11/2015).

Baca juga: Beri Pendidikan Reproduksi untuk Anak, Orang Tua Harus Punya Bekal Cukup 

"Mungkin kalau kita mikir 'gila saya nyuruh anak kita disuruh naik angkot, ganti bus, apalagi naik kereta berangkat sekolah gak mungkin lah ya'. Tapi kalau kita ambil positifnya lihat anak itu nanti jadi apa? Semua bakal dia kerjakan sendiri mulai dari mandi, baju, nyiapin peralatan sekolah," lanjut Vera.

Bagaimana agar anak bisa seperti itu, orang tua bisa mulai dengan menanamkan nilai kedisiplinan sejak dini. Pada usia tiga tahun ke atas di mana anak akan alami fase tantrum atau mudah marah untuk meminta sesuatu, jangan biasakan selalu manjakan keinginan anak.

"Di usia itu berkembang si kemandirian anak. Udah bisa jalan-jalan dan mengerti bahwa 'aku' adalah individu terpisah dari orang tua, 'aku' gak bisa dilarang, jadi lah mulai sotoy," tutur Vera.

Baca juga: Ayah dan Ibu, Ini Dia Sebabnya si Kecil Mulai 'Sotoy'  (fds/up)