Begini Ciri-ciri Orang Tua Milenial, Anda Termasuk Salah Satunya?

Begini Ciri-ciri Orang Tua Milenial, Anda Termasuk Salah Satunya?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 15 Des 2015 15:02 WIB
Begini Ciri-ciri Orang Tua Milenial, Anda Termasuk Salah Satunya?
Foto: thinkstock
Jakarta - Generasi milenial merupakan generasi yang amat terpengaruh oleh kemajuan teknologi atau internet. Biasanya, generasi milenial adalah orang-orang yang lahir di tahun '78 sampai 80-an. Nah, generasi milenial memiliki beberapa ciri-ciri.

Psikolog Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd mengungkapkan, ciri-ciri generasi milenial adalah ketika mereka lahir, dunia internet sudah mulai maju dan mereka pun sudah dicekoki bahwa dia bisa mencapai apa yang diinginkan. Dengan begitu, mereka memiliki kepercayaan diri dan optimistis yang tinggi. Selain itu, mereka juga cenderung memiliki pendidikan yang lebih tinggi.

"Nah, millenial parents itu ciri-cirinya dia menjadi ibu pertama kali di usia 26 tahun. Sebanyak 61% percaya bahwa anaknya perlu unstructured play," tutur wanita yang akrab disapa Diana ini di sela-sela Diskusi Cerdas Frisian Flag Indonesia 'Tantangan Pola Asuh Orang Tua Millenial' di Djakarta Theatre, Jl KH Wahid Hasyim, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, millenial parents juga lebih senang mencari informasi melalui google daripada membaca buku. Sayangnya, lanjut Diana, sebanyak 58% millenial parents ini merasa pengasuhannya paling benar. Kemudian, mereka ingin anak-anaknya lebih open minded, berempati, dan suka bertanya.

Baca juga: Ini Pentingnya Orang Tua Mengetahui Aneka Pola Asuh Anak

"Karena gadget, generasi ini suka memposting foto anaknya bahkan sejak di dalam kandungan. Tapi, karena terlalu banyak bersosial media, orang tua bisa sangat khawatir atas pandangan orang tua lain terhadap kehidupan mereka.

Sehingga, menurut Diana tidak menutup kemungkinan orang tua bisa melakukan selfie, baik sendiri atau dengan keluarganya,  berkali-kali. Selain itu, orang tua milenial juga senang jika anaknya memiliki banyak aktivitas. Untuk itu, bagi anak usia sekolah dasar, biasanya orang tua milenial tidak hanya menyibukkan anak dengan kegiatan di sekolah saja tetapi juga kegiatan lain seperti kursus atau bergabung dengan klub olahraga atau seni.

"Sisi positif dari orang tua milenial ini, mereka lebih terbuka pada anak dan anak banyak aktivitas sehingga anak bisa lebih berempati dan eksploratif pada lingkungan. Tapi ada sisi negatifnya juga di mana banyak pencitraan yang dilakukan orang tua sehingga anak mendapat social pressure," terang Diana.

Maka dari itu, Diana menyarankan perlu adanya pengembangan kemampuan bagi orang tua untuk berkomunikasi di dunia nyata. Dengan begitu, diharapkan mereka tidak terlalu fokus pada 'kehidupan' di dunia maya.

Baca juga: Begini Pola Asuh Orang Tua di Jepang yang Patut Ditiru

(rdn/vit)

Berita Terkait