Kurangi Risiko Stunting pada Anak dengan Memberi Cukup Asupan Protein

ADVERTISEMENT

Kurangi Risiko Stunting pada Anak dengan Memberi Cukup Asupan Protein

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 26 Feb 2016 07:34 WIB
Foto: thinkstock
Jakarta - Tak ingin anak tumbuh kurang gizi hingga menjadi pendek alias stunting? Yuk cukupi kebutuhan protein dalam menu makanannya sehari-hari!

Sebuah studi yang dilakukan oleh Johns Hopkins Wilmer Eye Institute di Baltimore, AS, menyebutkan bahwa anak yang tidak mendapatkan cukup protein memiliki risiko tinggi untuk tumbuh stunting. Bukan sekadar tumbuh pendek, peneliti mengungkapkan hal ini juga bisa berdampak pada hal lain.

Beberapa di antaranya yakni mencegah anak-anak mencapai potensi kognitif terbaiknya, serta membuat anak-anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan infeksi.

Baca juga: Latih Disiplin dan Pengetahuan Anak dengan Biasakan Sarapan

Dalam analisis sampel darah dari 300 anak di Afrika, peneliti menemukan bahwa anak-anak yang stunting memiliki 15-20 persen asupan asam amino esensial yang lebih sedikit, dibandingkan dengan anak-anak yang tumbuh normal. Mereka juga memiliki tingkat lebih rendah dari penanda protein lainnya, seperti dipublikasikan dalam jurnal EBioMedicine.

Salah seorang peneliti yang terlibat, Richard Semba, menyebutkan sumber makanan terbaik dari asam amino esensial yaitu produk protein hewani, seperti susu, telur dan daging. Kedelai juga merupakan sumber asam amino esensial yang baik.

"Mencukupi kebutuhan asam amino esensial pada anak tidak hanya berdampak pada pertumbuhan secara fisik, tetapi juga dapat memengaruhi metabolisme dalam tubuh karena mereka memainkan peran yang beragam bagi kesehatan manusia," ungkap Semba, seperti dikutip dari Times of India, Jumat (26/2/2016).

Baca juga: Sesuai 'Tipe' Anak, Ini Triknya Agar Mereka Doyan Sayur dan Buah


(ajg/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT