Jumat, 01 Apr 2016 16:05 WIB

Orang Tua Bercerai, Perlukah Pembagian 'Jatah Tinggal' untuk Anak?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Pada anak yang orang tuanya bercerai, terkadang ada pembagian 'jatah tinggal'. Misalnya selama hari kerja anak tinggal bersama ibunya lalu saat akhir pekan, ia bisa tinggal di rumah sang ayah.

Menurut psikolog anak dan remaja dari Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni S.Psi atau yang akrab disapa Carmel, pembagian ini bisa saja dilakukan tapi tergantung dari bagaimana perceraian yang terjadi. Jika ayah dan ibu berpisah dengan baik-baik, pembagian seperti ini boleh-boleh saja dilakukan.

Tapi, jika perpisahan ayah dan ibunya sudah terjadi dengan tidak baik-baik dan hubungan di antara keduanya pasca bercerai pun tak baik, menurut Carmel sebaiknya pembagian jatah tinggal anak tidak perlu dilakukan.

Baca juga: Sindrom 'Nelongso', Saat Orangtua Ditinggal Anak Kuliah

"Dia bisa observasi kalau komunikasi ayah dan ibunya saja udah nggak baik, negatif, itu berpengaruh banget pada psikis anak. Beda kalau memang ayah ibunya tetap berhubungan baik, ya nggak masalah. Kalau komunikasi ayah dan ibunya aja nggak baik, emosi negatif pun akan lebih mudah keluar. Nantinya secara emosional, anak juga yang jadi korban," kata Carmel dalam perbincangan baru-baru ini.

Untuk itulah mengapa Carmel amat menekankan supaya orang tua tetap bisa mempertahankan hubungan baiknya meski sudah bercerai. Sebab, bagaimanapun sosok ayah atau ibu kandung tetap tidak akan tergantikan. Memang, sosok maskulin atau feminin bisa didapat anak. Misalnya melalui kakek, paman, nenek, bibi, atau bahkan asisten rumah tangga.

Kemudian, ketika ayah atau ibu akan memulai lagi hubungan dengan orang lain, maka perlu lagi hal itu dikomunikasikan. Sekali lagi, itu semua dilakukan demi menjaga hubungan baik keduanya dan ketika orang tua akan menjalin hubungan baru dengan orang lain, biarkan anak tahu karena memang sudah hak anak untuk mengetahui masalah itu.

"Bagaimanapun anak harus tetap berhubungan dengan ibu kandung atau ayah kandungnya. Maka dari itu, penting sekali bagi orang tua bahkan sebelum memutuskan bercerai untuk membuat kesepakatan bahwa hubungan mereka akan tetap baik karena kalau tidak, anak yang akan jadi korban," pungkas Carmel.

Baca juga: Saat Anak Sakit karena si 'Mbak' Pulang Kampung (rdn/up)
News Feed