Selasa, 05 Apr 2016 16:06 WIB

Konsumsi Obat Saat Menyusui, Adakah Efeknya pada ASI?

Radian Nyi Sukmasari, Hillariana ID - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Saat berobat ke dokter dalam kondisi menyusui, salah satu hal yang menjadi kekhawatiran para ibu adalah apakah obat yang dikonsumsi nantinya berefek pada ASI. Untuk itu, penting bagi ibu untuk menginformasikan pada dokter soal kondisinya yang masih menyusui.

Seperti penuturan dr Meta Hanindita SpA dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, sebetulnya sedikit sekali jenis obat-obatan yang tidak aman untuk dikonsumsi selagi ibu sedang menyusui. Pasalnya, tidak semua obat-obatan, termasuk antibiotik dapat dikeluarkan lewat ASI.

"Sehingga aman juga kok untuk bayi. Banyak juga obat-obatan yang hanya diserap lewat asi dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga tak berefek untuk bayi," kata dr Meta ketika berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Baca juga: Agar Ibu Menyusui Tak Stres dan ASI Lancar, Ayah Jangan Cuma Diam Saja

Maka dari itu, dokter yang juga penulis buku 'Play and Learn' ini menekankan agar ibu selalu berkonsultasi dulu dengan dokter apakah ia boleh mengonsumsi satu obat tertentu saat menyusui. Dihubungi terpisah, konselor Laktasi SELASI, dr Sylvia Haryeny, IBCLC atau yang akrab disapa dr Sylvi mengatakan saat sakit dan mengonsumsi obat, ibu menyusui hanya perlu mengatakan kepada dokternya tentang kondisinya yang sedang menyusui.

Dengan begitu, dokter akan memilihkan obat yang akan digunakan. Selain itu, menurut dr Sylvi ibu juga perlu mengatur waktu minum obatnya, misalnya sesaat sebelum atau setelah menyusui bayi.

"Pada umumnya semua obat aman dikonsumsi saat menyusui, adapun bila ibu menggunakan obat-obatan kemoterapi, hanya perlu disiasati penatalaksanaannya selama seorang ibu menyusui bayinya," kata dr Sylvi.

Baca juga: Tips Ibu Muda dengan ASI Berlimpah Soal Stres dan Gagal Menyusui (rdn/up)
News Feed