Minggu, 07 Agu 2016 14:41 WIB

Pekan Menyusui Sedunia

Puluhan Kilometer Ditempuh Demi Memberi ASI Perah untuk si Kecil

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Dian (30), teringat benar pengalamannya memperjuangkan air susu ibu (ASI) eksklusif untuk anaknya. Meski tidak ada ruang khusus untuk memerah ASI di kantor, Dian juga harus menempuh puluhan kilometer untuk tiba di rumah, namun dia tetap semangat memberikan ASI.

"Saya bersyukur bisa menyusui anak saya hingga 2 tahun. Masalahnya adalah saya adalah ibu yang bekerja (di Surabaya) dan tidak di satu kota dengan anak saya (di Malang). Jarak rumah dan tempat kerja saya sekitar 100 km, dengan jarak tempuh 2-3 jam sekali perjalanan," tutur Dian dalam surat elektroniknya.

Setiap akan bekerja, Dian menyempatkan diri menyusui si kecil terlebih dahulu. Selanjutnya di tempat kerja, Dian memerah ASI sebanyak 2-3 kali sehari.

"Susahnya karena tidak ada ruangan khusus, maka saya memompa ASI di ruangan kecil dan pintunya saya ganjal kursi biar tidak bisa dibuka dari luar. Waktu memompa ASI juga saya barengi dengan waktu makan, karena waktunya sangat mepet," sambungnya.

Baca juga: Ini Pentingnya Memberikan ASI Hingga Setidaknya Anak Berusia 2 Tahun

Memberi ASI memang benar butuh tekad baja dan keras kepala. Apalagi untuk ibu-ibu yang produksi ASI-nya tidak terlalu banyak.

"Karena saya termasuk ibu yang memiliki ASI pas-pasan, saya harus bawa sendiri ASI yang saya pompa pulang ke Malang dengan menggunakan pendingin, agar bisa menjadi ransum ASI anak saya esok harinya," tambah Dian.

Untungnya, Dian hanya pergi ke kantor tiga kali dalam sepekan. Setelah sekitar 5-6 bulan melakukan rutinitas menempuh perjalanan puluhan kilometer membawa ASI perah, akhirnya Dian berkesempatan melanjutkan kuliah di Malang. Sehingga untuk memberikan ASI perah, dia tak lagi menempuh perjalanan panjang.

"Perjuangan itu tidak ada artinya kalau kita bisa memberikan yang terbaik untuk anak kita, yaitu ASI.Semangat bagi para Ibu yang berniat memberikan ASI bagi sang anak. ASI kita pasti cukup bagi anak kita, asal kita yakin dan percaya bahwa ASI adalah yang terbaik bagi anak kita," papar Dian.

Baca juga: Mulanya ASI Hanya Beberapa Tetes, Ini Perjuangan Meri Menyusui Bayinya

(vit/up)
News Feed