Kamis, 11 Agu 2016 18:06 WIB

Beragam Manfaat Menyusui bagi Kesehatan Ibu

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar selain memberi ASI eksklusif pada bayinya, ibu juga bisa melanjutkan program menyusui sampai si kecil berusia 2 tahun. Apalagi, terdapat segudang manfaat menyusui tak hanya untuk kesehatan anak, tetapi juga si ibu.

"Memberi makanan (ASI) pada bayi akan meningkatkan kualitas hidup ibu-ibu seperti terhindar dari risiko kanker payudara, kanker rahim, diabetes, stroke, penyakit jantung koroner, dan stres," tutur dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM dalam Puncak Peringatan ASI Sedunia 2016 di gedung Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, baru-baru ini.

Ia menambahkan, ASI mengandung daya tahan tubuh yang diperlukan bagi bayi seperti antivirus, antibakteri, dan antitumor.

"Yang paling baru ditemukan seorang peneliti dari Swiss, Catharina Svanborg yaitu suatu bentuk protein yang bersifat antitumor, dan mereka menamakannya HAMLET (human alpha-lactalbumin made lethal to tumor cells)," sambung dr Utami.

Baca juga: Manfaat Menyusui bagi Keluarga: dari Keuntungan Fisik Hingga Ekonomi

Lantas bagaimana mekanisme ibu-ibu yang menyusui hingga bayinya berusia dua tahun atau lebih dapat terhindar dari risiko kanker? dr Utami menuturkan bahwa selama dua tahun, HAMLET, antikanker, dan antibakteri akan melindungi tubuh seorang ibu.

"Begitu menyusui, anti kanker ini keluar dan ibu akan terhindar dari kanker darah, kanker getah bening, dan jenis kanker lain karena selama dua tahun atau lebih mereka mengaktifkan antikanker ini," kata dr Utami

Baca juga: Satu Lagi Manfaat ASI, Membuat Anak Lebih Sukses dari Orang Tuanya (rdn/vit)
News Feed