Jumat, 12 Agu 2016 15:02 WIB

Video: Vaksin Mengandung Babi dan Memicu Autisme, Benarkah?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: Ilustrator Zaki Alfarabi
Jakarta - Ada banyak informasi yang simpang siur tentang vaksin. Di antaranya soal kandungan babi, serta efek samping yang dikaitkan dengan peningkatan risiko autisme. Benarkah informasi tersebut?

Informasi yang mengaitkan vaksin, khususnya vaksin MMR (Mumps, Measles, Rubella), dengan risiko autisme sudah beredar sejak lama. Kelompok penentang vaksin kerap menggunakan informasi tersebut sebagai argumen untuk tidak mengimunisasi anak-anaknya.

Anggota Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Soedjatmiko, SpA(K) menjelaskan bahwa para ahli saat ini sepakat bahwa vaksin MMR tidak memicu autisme. Satu-satunya penelitian yang mengaitkan vaksin dengan autisme, dianggap lemah secara metodologis.

Sedangkan terkait kandungan babi, dr Soedjatmiko menyebut bahwa salah satu enzim pada pankreas babi dipakai dalam proses awal pembuatan vaksin tertentu. Namun enzim tersebut hanya bersinggungan dengan bahan awal vaksin, dan sudah tidak ditemukan lagi pada produk akhir yang telah dicuci.

Selengkapnya, bisa disimak dalam video Bincang Sehat berikut ini:
(up/vit)