Ajari si Kecil Berbuat Kebaikan dengan Memanfaatkan Momen HUT Kemerdekaan RI

Ajari si Kecil Berbuat Kebaikan dengan Memanfaatkan Momen HUT Kemerdekaan RI

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 17 Agu 2016 08:00 WIB
Ajari si Kecil Berbuat Kebaikan dengan Memanfaatkan Momen HUT Kemerdekaan RI
Ilustrasi momen HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Momen peringatan hari kemerdekaan RI bisa dimanfaatkan orang tua untuk mengajarkan hal-hal positif bagi anak. Termasuk menanamkan sikap positif dan juga berbuat kebaikan.

Seperti diungkapkan psikolog anak dari TigaGenerasi, Saskhya Aulia Prima, MPsi, Psikolog, orang tua bisa menceritakan pada anak nilai-nilai positif yang diambil dari kisah-kisah perjuangan para pahlawan. Misalnya saja nilai keberanian atau pantang menyerah.

"Tapi ajarkan salah satu nilai aja. Kalau sekaligus, itu bisa bikin balita bingung. Jadi misalkan anak lomba, kita apresiasi dia sudah punya keberanian ikut lomba. Nah, keberanian ini juga dimiliki pahlawan waktu melawan penjajah nih. Kemudian kita ceritakan sejarah bagaimana pahlawan dengan berani melawan penjajah," kata Saskhya saat berbincang dengan detikHealth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi jika cerita tentang perjuangan pahlawan itu disampaikan dengan semangat, akan menjadi hal yang menarik bagi anak. Hal terpenting, anak bisa mendapat pesan dari cerita tersebut yakni tentang keberanian. Saskhya mengingatkan, jangan terlalu terpaku pada label pahlawan.

"Lebih baik arahkan anak untuk melakukan sesuatu yang baik atau positif. Kalau terpaku pada label pahlawan, nanti ada pemikiran apa yang dilakukan anak kurang heroik. Tiap anak berbuat baik, contohnya mau bantu mamanya nyapu, kita tonjolkan bahwa dia sudah melakukan hal yang baik dan tujuannya, supaya dia bisa mempertahankan kebaikan itu," lanjut Saskhya.

Baca juga: Mengenalkan Pekerjaan Orang Tua Bisa Bantu Anak Belajar Berhemat Lho

Apalagi, di usia balita, anak sudah memasuki masa-masa prososial di mana mereka mulai berlatih bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. Kemudian, mereka juga bisa belajar membantu orang lain. Nah, ketika anak bertanya apa itu pahlawan, bagaimana sebaiknya jawaban orang tua?

Menurut Saskhya, coba tanyakan kembali pada anak apa pemahaman mereka tentang pahlawan. Misalnya anak menjawab pahlawan adalah mereka yang selalu membantu orang lain, orang tua bisa men-challenge anak untuk membantu orang lain sehingga ia bisa merasa sudah melakukan hal yang baik untuk orang lain dan sudah menjadi pahlawan bagi orang lain dengan melakukan hal-hal sederhana.

"Kalau dia nggak tahu apa itu pahlawan, dikasih tahu aja pahlawan itu orang yang membantu atau menolong orang lain. Kemudian contohkan dengan aktivitas sehari-hari. Kalau dijelaskan detail pahlawan adalah mereka yang berjuang untuk merebut kemerdekaan dengan mengorbankan jiwa raga dan seterusnya, untuk balita penjelasan begitu malah bikin dia bingung. Jadi beri penjelasan yang sederhana dan mudah dimengerti sesuai usianya," pungkas Saskhya.

Baca juga: Ini Akibatnya Jika Orang Tua Sering Memaksa Anak Agar Mau Makan

(rdn/vit)

Berita Terkait