Jumat, 19 Agu 2016 07:41 WIB

Payudara Terasa 'Penuh' Tapi ASI Tak Bisa Keluar? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Air susu ibu (ASI) sudah terproduksi dengan baik, tapi tak bisa dikeluarkan dengan baik sehingga payudara terasa 'penuh' dan bengkak? Kenali penyebabnya.

Menurut dr Yovita Ananta, SpA, IBCLC, MHSM, dari Rumah Sakit Pondok Indah, proses menyusui sebenarnya terjadi dibantu dengan kerja dua jenis hormon, yakni hormon pembentuk ASI dan pengeluaran (sekresi) ASI.

Jika ada ibu yang mengeluhkan produksi ASI-nya tampak baik-baik saja, sementara ASI yang dihasilkan tak bisa keluar sampai payudara menjadi bengkak, maka dr Yovita menjelaskan hal ini mungkin karena adanya gangguan pada hormon sekresi ASI.

Baca juga: Ini 4 Manfaat Super ASI untuk Bayi, Masih Ragu Memberikan ASI Eksklusif?

"Hormon sekresi salah satunya hormon oksitosin. Ini paling tinggi produksinya dipengaruhi oleh kondisi psikologis. Jadi kemungkinan ada sesuatu yang mengganggu psikis si ibu, sampai kemudian ia stres," ungkap dr Yovita kepada detikHealth.

Penyebab lainnya, bisa juga ibu mungkin mengalami kelelahan, baik fisik maupun mental. Menurut dr Yovita, hal ini juga turut memengaruhi kinerja dan produksi hormon di dalam tubuh.

"Oleh sebab itu, ibu menyusui sangat membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Hindari stres sebisa mungkin supaya produksi hormon lancar, ASI pun bisa keluar dengan lancar sehingga payudara tak bengkak," pesan dr Yovita.

Baca juga: Ketika Menyusui di Tempat Umum Jadi Tantangan Tersendiri bagi Para Ibu (ajg/vit)