Salah satunya adanya nyeri perut dan nyeri saat BAB. Kondisi ini kemungkinan terjadi karena pengeluaran feses yang tak efektif sehingga mengganggu kerja sistem cerna secara keseluruhan.
"Lalu juga turun atau hilangnya nafsu makan. Berat badan anak juga bisa turun," imbuh dokter spesialis anak dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Hanindita, SpA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadang orang tua juga bisa saja menemukan adanya rembesan feses pada celana dalam anak (soiling). Perut anak juga bisa jadi kembung dan jadi sering buang angin berlebihan.
"Bisa juga sampai muncul bercak garis darah yang menempel pada feses anak," tutur dr Meta kepada detikHealth baru-baru ini.
Lantas benarkah jika perut anak terasa mengeras saat ditekan juga bisa menjadi tanda sembelit? Menurut dr Meta, hal ini belum tentu. Perut mengeras bisa menjadi pertanda dari banyak hal, tidak selalu berarti sembelit.
Baca juga: Buah yang Dianjurkan untuk MPASI Pertama si Kecil
(ajg/vit)











































