Rabu, 12 Okt 2016 17:32 WIB

Gigi Susu Tanggal Sebelum Waktunya, Gigi Tetap Bisa Tumbuh Tak Rapi

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Akibat dari berbagai hal, seringkali gigi susu anak tanggal sebelum waktunya. Jangan anggap enteng, kondisi ini bisa membuat gigi tetap jadi tumbuh berantakan dan tak rapi.

Salah satu penyebab gigi susu tanggal sebelum waktunya adalah ketika anak punya kebiasaan minum susu sebelum tidur, namun tidak diakhiri dengan menyikat gigi.

Menurut Head of Professional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia Tbk, drg Ratu Mirah Afifah, GCClintDent., MDSc, gigi susu punya peran penting untuk mempertahankan ruang tumbuh rahang. Ketika kemudian gigi susu tanggal sementara gigi tetap belum akan tumbuh, maka pertumbuhan dan perkembangan rahang anak bisa terganggu.

Baca juga: Bila Tak Timbulkan Masalah, Apakah Gigi Bungsu Harus Dicabut?

"Misalnya gigi susu biasanya tanggal saat anak berusia 6 tahun, tapi ini umur 2 tahun sudah tanggal duluan, nanti si gigi tetapnya tumbuh tidak punya arah atau guidance, ruang rahangnya juga jadi tidak berkembang sempurna. Jadi memang gigi susu harus dipertahankan jangan sampai tanggal duluan atau rusak," imbuh drg Mirah.

Dikatakan oleh drg Mirah, gigi susu yang tanggal sebelum waktunya sangat berisiko menyebabkan gigi tetap jadi tumbuh berantakan dan tak rapi.

Dibandingkan gigi tetap, gigi susu memang lebih mudah rusak dan patah karena lapisan enamelnya yang lebih tipis. Jumlah gigi susu adalah 20, sementara gigi tetap 32, oleh sebab itu gigi susu dan rahang benar-benar harus dijaga supaya ruang tumbuh untuk gigi tetap bisa maksimal dan teratur.

Dikutip dari Web MD, seringkali orang tua menganggap gigi susu tidak terlalu penting sehingga bukanlah masalah besar jika kemudian gigi tersebut tanggal terlalu cepat. Padahal faktanya, gigi susu diperlukan oleh bayi dan anak untuk mengunyah, berbicara, dan tersenyum. Yang terpenting, gigi susu berperan dalam pertumbuhan rahang guna 'menampung' gigi tetap saat tumbuh kelak.

Baca juga: Kebiasaan Mengisap Jempol Harus Dihilangkan Saat Anak Berusia 6 Tahun


(ajg/up)