Nah, ketika tanpa disadari orang tua selalu meminta anak yang lebih tua mengalah dengan adiknya, ada efek yang bisa dirasakan anak. Sebut saja lama-lama si kakak merasa tidak dicintai sama orang tuanya, demikian disampaikan psikolog anak dari Klinik Tiga Generasi, Anastasia Satriyo MPsi, Psikolog.
"Lalu anak juga kesal dan punya emosi terpendam. Emosi terpendam itu kan bisa dipendam ke dalam atau dikeluarkan," tutur Anas, begitu ia akrab disapa ketika berbincang dengan detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Si Kecil Selalu Minta Dibelikan Mainan? Begini Menyikapinya
Misalnya, ia gampang marah dan memukul saat di sekolah. Padahal, lanjut Anas, dua kondisi itu memiliki satu penyebab yang sama yakni ada emosi yang tidak tersalurkan dan terfasilitasi. Namun, Anas mengingatkan tidak bisa disimpulkan juga ketika anak sering memukul di sekolah, berarti di rumah ia sering diminta mengalah.
"Jadi ini hubungannya satu arah aja. Ketika anak disuruh ngalah terus, bisa dia salurkan emosinya dengan bertindak agresif di sekolah. Tapi kalau anak agresif di sekolah, belum tentu karena di rumah dia selalu disuruh ngalah," tutur Anas yang juga praktik di Klinik Petak Pintar, Mampang ini.
Ke depannya, semua orang tua pasti ingin anaknya rukun dan akrab dengan saudaranya. Nah, ketika si kakak selalu disuruh mengalah dengan adiknya, bisa jadi kakak akan selalu kesal ketika melihat adiknya dan secara tidak langsung mereka akan 'musuhan'.
"Makanya kalau kita lihat pas sudah besar anak kok benci-bencian sama saudaranya, bisa jadi dulu dia selalu disuruh ngalah, dia sebal sama adiknya dan terbawa sampai dewasa," tutur Anas.
Baca juga: Kenapa Anak-anak Sering Berpikir Dirinya Anak Tiri?
(rdn/up)











































