Dr Edwina Yeung dari Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development, Amerika Serikat, mengatakan obesitas yang dialami orang tua membuat mereka kurang maksimal memberikan stimulasi pada anak. Akibatnya, anak mengalami skor tumbuh kembang lebih rendah daripada anak lain yang orang tuanya tidak obesitas.
"Berat badan yang dimiliki orang tua, baik ayah maupun ibu, memengaruhi tumbuh kembang anak. Hasil studi yang kami lakukan menunjukkan adanya korelasi antara kedua hal tersebut," tutur Yeung, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian Yeung dilakukan kepada 4.821 anak berusia 4 bulan hingga 3 tahun. Orang tua diminta mengisi kuesioner soal berat badan dan tumbuh kembang anak dihitung skornya setiap 4 bulan.
Hasil penelitian menyebut anak yang lahir dari orang tua obesitas memiliki skor motorik yang lebih rendah. Mereka memiliki kesulitasn menggerakkan tangan dan jari serta otot-otot halus lainnya.
Selain itu, anak yang lahir dari orang tua obesitas juga lebih sulit melakukan hal-hal yang bersifat personal seperti makan, bermain atau menggunakan dan mencopot pakaikan. Skor kecerdasan mereka juga lebih rendah dari anak usia sebaya.
Yeung mengatakan sulit menjelaskan hubungan sebab-akibat pada orang tua obesitas dengan tumbuh kembang anak. Namun menurut salah satu studi yang dilakukan pada binatang, obesitas yang dialami ibu hamil memengaruhi perkembangan otak bayi sejak janin.
"Studi pada binatang menyebutkan adanya peningkatan peradangan dan gangguan hormon ketika tubuh kelebihan lemak. Hal ini membuat perkembangan otak janin terganggu, karena hormon ibu juga tidak stabil," tuturnya.
Teori lainnya adalah tingginya kadar gula darah yang menyebabkan otak anak kurang mendapat nutrisi yang dibutuhkan. Akibatnya, perkembangannya pun lebih lambat dari seharusnya.
Melalui penelitian ini, Yeung berharap orang tua lebih memerhatikan berat badan dan kesehatannya secara keseluruhan. Apalagi risiko anak mengalami obesitas juga lebih besar jika orang tuanya kelebihan berat badan.
"Obesitas merupakan kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan stroke. Laki-laki dan perempuan, orang tua atau bukan, tentunya akan lebih baik jika terhindari dari obesitas," paparnya.
Baca juga: Ayah dan Ibu, Trik Cegah Kegemukan Pada Anak Ini Bisa Dicoba (mrs/vit)











































