ASI Itu 'Hidup' dan Bukan Bergantung Apa yang Dimakan Ibu

ASI Itu 'Hidup' dan Bukan Bergantung Apa yang Dimakan Ibu

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 15 Jan 2017 09:07 WIB
ASI Itu Hidup dan Bukan Bergantung Apa yang Dimakan Ibu
Foto: thinkstock
Jakarta - Tahukah Anda bahwa air susu ibu (ASI) itu 'hidup'? Dan ASI sebenarnya bukan bergantung pada apa yang dimakan ibu. Yuk kenali ASI lebih jauh.

Pakar laktasi dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM menjelaskan ASI diproduksi oleh tubuh ibu dengan kandungan nutrisi tepat yang dibutuhkan oleh bayi. Tak berlebihan makanya ketika ASI disebut makanan terbaik bagi bayi.

"ASI itu hidup tidak pernah tidak berubah. Komposisi ASI hari ini sama komposisi ASI besok nggak sama, dia bukan bergantung apa yang dimakan ibu tapi kebutuhan tumbuh kembang bayi hari itu," ujar pakar laktasi dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM, ketika ditemui di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (14/1/2017).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara susu formula dibuat sedemikian rupa oleh manusia sehingga hingga tentu saja kandungannya disamakan. Menurut perempuan yang akrab disapa dr Utami, susu formula tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi. Karena itu, yuk perjuangkan pemberian ASI bagi si kecil.

Baca juga: Hai Ibu, Jangan Sampai Lupa Menyusui karena Merasa Sudah Memerah ASI

dr Tami menambahkan ibu biasanya beranggapan bahwa susu formula bisa diberikan hanya sebagai pelengkap saja. Kenyataannya susu formula bisa menggantikan posisi ASI sebagai makanan utama bayi. Mengapa? Karena ketika diberi susu formula, bayi akan lebih sedikit atau jarang menyusu pada ibunya. Akibatnya ASI semakin berkurang dan hingga akhirnya terhenti produksinya.

"Formula itu sering dianggap menambah ASI tapi kenyataannya tidak, formula menggantikan posisi ASI. Sebab kalau sudah sekali pakai susu formula ASI enggak akan lagi keluar dengan benar karena sudah ada formula," kata dr Utami.

"Sekali lagi formula bukan menambah ASI tapi akan menggantikan," tegas dr Utami.

Baca juga: Ketika Payudara Ibu Bengkak, Kapan Pakai Kompres Hangat atau Dingin? (fds/vit)

Berita Terkait