Jumat, 24 Mar 2017 12:49 WIB

Kata Dokter Ini Wadah Terbaik untuk Simpan ASI

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Untuk menyimpan ASI perah, selama ini orang mengira bahan wadah terbaiknya adalah kaca. Nyatanya, ada bahan wadah lain yang dianjurkan oleh dokter jika memungkinkan. Apa ya?

Menurut pakar laktasi dari Sentra Laktasi Indonesia (SELASI), wadah ASI sangat menentukan ketahanan dan kualitas dari ASI itu sendiri. Terlebih jika penyimpanan ASI ditujukan untuk donor, yang umumnya disimpan dalam jangka waktu lama.

"Wadah ASI yang disimpan lama sebaiknya paling bagus setahu saya adalah stainless steel ya sebenarnya. Tapi itu kan sangat mahal. Bisa juga dipakai kaca, itu nomor dua bagusnya," ujar dr Utami dalam workshop jurnalis 'Infant and Young Child Feeding' yang diadakan di Intercontinental MidPlaza Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Baca juga: Begini Cara Tepat Menyimpan dan Memberi ASIP Agar Nutrisinya Terjaga

Jika memang tidak memungkinkan menggunakan botol kaca, bisa digunakan plastik khusus. Namun memang wadah ini memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah banyak ASI yang menempel di dinding-dinding plastik.

"Kalau disimpannya lama, coba dihitung kira-kira berapa banyak kita jadi kekurangan zat-zat bagusnya ASI," imbuhnya.

Oleh sebab itu, jika penyimpanan ASI akan dilakukan dalam jangka waktu lama sebaiknya gunakan wadah berbahan stainless steel atau kaca. Selain lebih ekonomis, saat ini wadah botol kaca untuk ASI juga sudah banyak dijual di pasaran.

Beberapa waktu lalu dr Asti Praborini, SPA, IBCLC dari RS Permata Depok juga pernah menuturkan aturan penting dalam penyimpanan ASI perah. Selain memilih wadah, menentukan lama penyimpanan juga penting karena bisa disesuaikan dengan di mana ASI perah tersebut akan disimpan.

Lama penyimpanannya beragam, jika disimpan di suhu ruangan (6-8 jam), cooler bag/box (24 jam), kulkas (1-2 hari), freezer 1 pintu (2 pekan), freezer 2 pintu (3-6 bulan), atau deep freezer (6-12 bulan).

Baca juga: Ice Gel di Cooler Bag Mencair, Masih Bisakah Menjaga Kualitas ASI?

(ajg/up)
News Feed