Kamis, 30 Mar 2017 17:33 WIB

Kata Dokter, Begini Ciri-ciri Saluran Cerna Anak yang Sehat

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: iStock
Jakarta - Saluran cerna sehat merupakan salah satu hal penting pada anak yang perlu diperhatikan orang tua. Dikatakan bahwa saluran cerna juga turut memengaruhi optimalisasi tumbuh kembangnya. Nah, bagaimana ya ciri-ciri anak dengan saluran cerna yang sehat?

Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, DR dr Saptawati Bardosono, SpGK, MSc saluran cerna sehat pada anak umumnya ditampilkan melalui tampilan anak yang tumbuh sehat dan ceria.

Selain itu, ada empat ciri lainnya dari saluran cerna yang sehat. Salah satunya adalah ketika penyerapan zat gizi dari makanan pada anak terserap sempurna. Seperti diketahui, makanan yang dikonsumsi anak akan diolah mulai dari mulut hingga usus. Pada proses ini, tubuh anak akan menyerap zat-zat gizinya.

Baca juga: Ini Pentingnya Orang Tua Perhatikan Kesehatan Saluran Cerna Anak

"Kemudian yang kedua terjadi pergerakan makanan dari mulut ke usus. Kemudian sisanya digerakkan lagi untuk dikeluarkan. Dengan begitu saluran cerna sehat bisa juga ditandai dengan proses buang air besar yang lancar, serta anak tidak mual muntah," ungkap dokter yang akrab disapa dr Tati tersebut dalam konferensi pers Happy Wonderland Lactogrow di Pacific Place, Jakarta, Kamis (30/3/2017).

Ciri yang ketiga, anak dengan saluran cerna sehat umumnya memiliki kekebalan tubuh yang sehat juga. Ini karena di sepanjang saluran cerna terdapat sel-sel lendir yang berfungsi untuk melawan kuman yang masuk dari makanan. Ketika pencernaan anak tak sehat, maka kekebalan tubuhnya tidak akan mampu melawan kuman dan anak mudah terserang penyakit.

Yang terakhir, anak dengan saluran cerna sehat secara khusus disampaikan oleh dr Tati memiliki keseimbangan mikrobiota, yakni mikrobiota 'baik' dan 'jahat'. "Kalau tidak seimbang dan yang jahat lebih baik, nanti bisa jadi penyakit," imbuhnya.

Keempat ciri ini dikatakan oleh dr Tati akan sulit dimiliki oleh seorang anak apabila asupan makanannya kurang baik dan defisit nutrisi seperti vitamin dan mineral, terutama vitamin A, vitamin D, kalsium, zat besi dan seng.

Baca juga: 4 Efek Negatif Ketika Bayi Sering Kena Gangguan Saluran Cerna


(ajg/vit)