Jumat, 31 Mar 2017 19:10 WIB

Anak Batuk Lendir Saat Minum Susu Bubuk, Pertanda Apa Ya?

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Ada sebagian anak yang menjadi batuk-batuk saat mengonsumsi susu bubuk. Orang tua pun lantas beranggapan bahwa anak mengalami kondisi berbahaya akibat susu. Apa yang sebenarnya terjadi?

Menurut DR dr Saptawati Bardosono, SpGK, MSc atau yang akrab disapa dr Tati, batuk atau lendir yang keluar sebenarnya adalah bentuk reaksi pertahanan dari tubuh si anak. Ada kemungkinan kondisi batuk setelah minum susu adalah karena anak alergi susu sapi.

"Biasanya susu bubuk kan banyak sekali yang dibuat dari susu sapi ya. Jadi coba kenali dulu, kalau sampai benar anak alergi susu sapi, cari susu lain yang bahan dasarnya bukan susu sapi, misalnya sari kedelai dan sebagainya," ujar dr Tati kepada detikHealth.

Baca juga: Yuk! Kenali Gejala Alergi pada Anak

Apabila anak didiagnosis mengalami alergi, lakukan tidakan pengendalian dengan mengambil tindakan pencegahan atau pengobatan sesuai saran dokter. Cara ini dapat membantu anak dan orang tua untuk mengurangi dampak yang disebabkan oleh alergi.

Alergi sendiri memiliki beberapa gejala yang mudah dikenali. Mulai dari gatal pada bagian tubuh, kulit memerah, gangguan pernapasan atau gangguan pencernaan. Lantas bagaimana baiknya mengatasi alergi susu sapi pada anak?

Beberapa waktu lalu Dr dr Zakiudin Munasir, SpA(K), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan bahwa alergi susu sapi pada anak umumnya akan hilang sendiri di usia tiga tahun. Namun bila alergi tak dijaga dan kerap kambuh ia bisa berkembang menjadi bentuk alergi lain ketika anak beranjak dewasa.

Alergi susu sapi bisa berubah menjadi alergi lain seperti alergi makanan laut, rebung, atau bisa juga jadi asma. Untuk mencegahnya, maka orang tua perlu berhati-hati menjaga agar alergi anak tak terpicu. Bila anak alergi susu sapi maka pemberian susu sapi yang terhidralisis atau susu soya yang lebih dapat ditoleransi tubuh bisa diberikan tanpa mengorbankan asupan nutrisi untuk anak.

Baca juga: Anak Banyak Makan Tapi Tetap Kurus, Dokter: Belum Tentu Cacingan (ajg/up)