Senin, 03 Apr 2017 10:14 WIB

Adakah Pengaruhnya Jika MPASI Dihaluskan dengan Blender?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: GettyImages/Today
Jakarta - Kadang kala, untuk menghaluskan Makanan Pendamping ASI (MPASI), ibu menggunakan blender. Nah, adakah efeknya terhadap kandungan nutrisi MPASI tersebut?

"Menghaluskan makanan menggunakan blender kan bisa dihasilkan panas dari putaran pisaunya, itu menguraikan beberapa zat gizi terutama vitamin," kata dr Wiyarni Pambudi SpA, IBCLC dari Sentra Laktasi Indonesia (Selasi) ditemui dalam pembekalan tim Pencerah Nusantara Angkatan 5 di South Quarter Tower, Jakarta Selatan, Kamis (30/3/2017).

Baca juga: Anak Doyan Makan Buah dan Sayur Bisa Dididik Sejak MPASI, Bagaimana Triknya?

Wanita yang akrab disapa dr Wi ini mengatakan sama prinsipnya seperti berulang kali memanaskan sayur, pastinya akan berpengaruh tidak baik pada kandungan gizinya. Selain itu, memproses makanan dengan blender membutuhkan tambahan air.

Akibatnya, volume makanan bayi menjadi lebih besar. Sehingga, akan ada makanan yang 'terbuang' dalam artian tidak dikonsumsi anak secara keseluruhan karena sudah tercampur dengan air. Untuk itu, jika memungkinkan ibu disarankan menghaluskan MPASI menggunakan cobek dan ulekan atau alu dan lumpang.

Jika ada cobek khusus (tidak digunakan untuk keperluan lain seperti menghaluskan bumbu) untuk menghaluskan MPASI, itu lebih baik. Namun, jika tidak ada, alasi cobek dengan plastik saat menghaluskan makanan.

"Lagipula kalau diblender kan teksturnya jadi sangat halus ya. Dikhawatirkan nanti anak jadi agak sulit move on ke tekstur selanjutnya yang agak kasar sehingga makannya jadi diemut. Kalau kita lumat (haluskan dengan tangan) terus disaring kan masih ada teksturnya," pungkas dr Wi yang juga praktik di Tiga Generasi ini.

Baca juga: Standar 'Emas' Makanan Bayi: IMD, ASI Eksklusif dan MPASI Bergizi (rdn/vit)