Ibu Mengeluh Puting Sakit Saat Menyusui, Bagaimana Menyikapinya?

Ibu Mengeluh Puting Sakit Saat Menyusui, Bagaimana Menyikapinya?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Senin, 03 Apr 2017 12:05 WIB
Ibu Mengeluh Puting Sakit Saat Menyusui, Bagaimana Menyikapinya?
Foto: thinkstock
Jakarta - Terutama bagi ibu baru, salah satu keluhan yang kerap disampaikan adalah puting sakit saat menyusui. Lantas, ketika ada sanak saudara atau teman yang mengeluh seperti itu, bagaimana baiknya bersikap?

"Kita menerima apa yang ibu rasakan. Saat ibu bilang putingnya sakit saat menyusui, cukup katakan 'Oh puting ibu terasa sakit ya saat menyusu'. Itu mengulang kembali yang dirasakan ibu. Jadi kita nggak mengiyakan, juga tidak menyangkal," tutur konselor laktasi dr Hikmah Kurniasari MKM, CIMI dari Sentra Laktasi Indonesia (Selasi).

dr Hikmah menambahkan, dengan menerima maka seseorang yang diadui oleh ibu tidak menyatakan sikap setuju atau tidak setuju dengan pernyataan ibu. Sebab, hanya dilakukan penerimaan dengan apa yang ibu rasakan saat itu. Respons seperti ini, kata dr Hikmah penting dilakukan supaya ibu tetap merasa percaya diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, ibu tidak merasa disalahkan tapi juga tidak dibenarkan. Jika dibenarkan bahwa menyusui memang bisa membuat puting sakit, ibu bisa mendapatkan informasi yang salah. Bukan tak mungkin, info yang keliru justru membuat ibu enggan menyusui bukan? Sementara, jika ibu disalahkan dengan mengatakan kalimat bahwa seharusnya menyusui tidak membuat puting sakit, ibu bisa merasa down dan rasa percaya dirinya berkurang.

Baca juga: Awalnya Puting Lecet dan ASI Tak Keluar, Ini Perjuangan Mirza Menyusui Anaknya

"Setelah kita menerima, kita ngobrol lagi untuk menggali riwayat menyusui si ibu sampai kita temukan bola merah sehingga kita bisa memberi informasi dan saran yang relevan. Nah, untuk menemukan bola merah ini butuh pelatihan, sehingga bisa dilakukan oleh tenaga profesional misalnya konselor. Caranya kita mendengarkan dan mempelajari kondisi ibu kemudian memberi dukungan," tutur dr Hikmah dalam perbincangan dengan detikHealth.

Bagi masyarakat awam, penerimaan pastinya bisa dilakukan. Nah, untuk langkah lebih lanjut yakni penemuan bola merah kemudian pemberian informasi dan saran, bisa didapat dengan mengajak si ibu ke konselor laktasi misalnya. Jangan lupa, ketika ada hal yang baik yang dilakukan ibu, beri pujian sehingga itu bisa meningkatkan kepercayaan diri ibu.

"Saat dipuji contohnya 'Wah ibu hebat ya masih bisa menyusui walau puting lecet', ibu bisa merasa percaya diri dan merasa wah dia sudah benar nih. Walaupun memang puting lecet itu bisa terjadi karena pelekatan menyusui yang kurang baik sehingga tetap pelekatannya mesti dibenerin, supaya nggak terjadi lagi puting lecet," tutur dr Hikmah yang juga praktik di Tiga Generasi ini.

Baca juga: Puting Datar Tak Halangi Ibu-ibu Ini Berikan ASI Eksklusif


(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads