Rabu, 05 Apr 2017 12:09 WIB

Cerita di Balik Ibu dan Dua Buah Hatinya yang Tidur Lelap Berdampingan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Facebook/Love What Matters Foto: Facebook/Love What Matters
Jakarta - Tidur bersama si kecil diklaim menjadi cara ampuh untuk menguatkan ikatan antara orang tua dan buah hatinya. Tetapi pada anak yang masih bayi, banyak pakar yang tidak menyarankan hal ini.

Tak heran ketika seorang pria mengunggah foto sang istri di saat menidurkan kedua buah hatinya di laman Facebook justru menjadi viral serta memicu pro dan kontra.

Beberapa waktu lalu, pria bernama David Brinkley tersebut mengunggah foto istrinya, Alora tengah tidur siang dengan dua buah hati mereka di akhir pekan. Yang satu masih bayi dan satunya lagi berumur 2 tahun.

"Apakah aku harus berdesak-desakan di tempat tidur yang sempit ini? Iyakah? Tetapi oh Tuhan lihatlah betapa indahnya melihatnya memeluk anak-anak kami?" tulis David dalam unggahan tersebut.

David memang bermaksud melemparkan pujian kepada sang istri. Hal ini juga disampaikan David dalam caption-nya. Ia mengaku bangga pada sang istri dan ia mendukung apapun yang dilakukannya.

Tetapi warga Oklahoma City ini tak pernah menyangka jika postingan sederhana itu menjadi viral. Bahkan postingannya itu telah dibagi oleh lebih dari 500.000 orang.

Nyatanya dari sekian banyak orang yang membagi postingan tersebut, mereka terpecah menjadi dua kubu. Ada yang mendukung David, tetapi banyak juga yang mengkritiknya karena membiarkan sang istri tidur bersama bayi mereka.

Salah satu akun mengatakan hal itu berbahaya bagi si bayi. "Bayi itu harus tidur sendirian dan diletakkan dalam ayunan," tulisnya.

Ada pula yang mengatakan ketika bayi tidur bersama orang dewasa, mereka akan mudah berpindah atau tergeser sehingga membentuk pola tidur yang buruk. "Bisa jadi anak juga susah tidur kalau tidak disentuh orang tuanya," cuap akun lain.

Bahkan saking banyaknya kritikan yang masuk, David terpaksa menghapus postingan tersebut. Kendati demikian, David juga menerima banyak dukungan dari pengguna Facebook lainnya. Tak hanya itu, mereka juga mengunggah foto 'co-sleeping' mereka bersama buah hati.

"Co-sleeping sudah terjadi sejak dulu dan ini menenangkan si kecil, begitu juga ibunya. Ini juga mendorong tidur menjadi lebih dalam dan lebih nyenyak," tulis seorang pendukung.

Baca juga: Ini Bahaya yang Mengintai Saat Bayi Tidur Bersama Orang Tua

Nyatanya praktik 'co-sleeping' tidak hanya menimbulkan perdebatan di kalangan orang tua sendiri, melainkan hingga ke para pakar. Di satu sisi, praktik ini dilarang karena dapat mencelakakan si kecil, utamanya meningkatkan risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Di sisi lain, praktik ibu dan anak tidur bersama ini dikatakan sesuatu yang natural. "Ketika bayi menyentuh, mendengar dan mencium aroma ibunya, ini memicu perbedaan suhu, detak jantung dan kadar hormonnya. Jadi keberlangsungan hidup bayi manusia itu sangat bergantung pada kedekatannya dengan sang ibu," tutur Dr James J McKenna dari Mother-Baby Behavioral Sleep Laboratory, University of Notre Dame dan bertahun-tahun berbicara tentang pentingnya 'co-sleeping'

Begitu tahu postingan suaminya memicu kontroversi, istri David, Alora pun ikut berkomentar di Facebook. Ia mengatakan bahwa anak-anaknya tak pernah berada dalam bahaya (saat tidur bersamanya, red).

"Karena suami saya mengawasi kami dan membuat kami bisa rebahan dengan nyaman. Ia memastikannya demikian. Kami tentu tak mungkin membiarkan anak kami berada dalam situasi yang berbahaya," tulisnya memberika pembelaan, seperti dilaporkan CBS.

Alih-alih begitu, Alora ingin menekankan bahwa postingan itu bermaksud menunjukkan pentingnya dukungan seorang suami terhadap istri yang juga ibu dari anak-anaknya.

Baca juga: Hendak Latih si Kecil Tidur di Kamarnya Sendiri? Perhatikan Dulu Hal Ini (lll/vit)
News Feed