Selasa, 23 Mei 2017 07:33 WIB

Peneliti Swedia Temukan Bukti ASI Bisa Tumpas Sel Kanker

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Sudah lama peneliti mengetahui bahwa di dalam ASI (air susu ibu) terkandung sebuah senyawa alami yang dapat membunuh sel-sel kanker. Namun efektivitasnya belum benar-benar terbukti.

Sang penemu, Prof Catharina Svanborg dari Lund University, Swedia kemudian melakukan percobaan dengan melibatkan sejumlah pasien kanker kandung kemih.

Caranya dengan menyuntikkan senyawa yang belakangan diberi nama HAMLET (Human Alpha-lactalbumin Made Lethal to Tumour Cells) tersebut ke tubuh pasien.

Meski baru percobaan awal, peneliti melaporkan pasien yang disuntik dengan HAMLET Ini mulai memperlihatkan penurunan jumlah sel kanker, yang kemudian dibuang lewat urine mereka, hanya dalam kurun beberapa hari pasca disuntik.

Kelebihan HAMLET ini adalah mereka menyasar sel-sel kanker saja, sehingga tidak membahayakan sel yang masih sehat. Berbeda dengan kemoterapi dan radioterapi yang memunculkan efek samping bagi sel-sel sehat di tubuh pasien kanker.

"Ada yang unik dari kemampuan HAMLET untuk melawan kanker," kata Prof Svanborg seperti dilaporkan The Independent.

Hal ini karena senyawa tersebut bisa menghindari lapisan pelindung dari sel-sel kanker, lalu langsung menghancurkan mitokondria (sumber bahan bakar sel) dan nukleus atau inti selnya. Dengan begitu, sel kanker yang ada akan melemah kemudian mati dengan sendirinya. Proses ini disebut sebagai 'apoptosis' atau 'bunuh diri ala sel'.

Untuk saat ini, timnya berencana melakukan ujicoba untuk membandingkan antara manfaat HAMLET dengan plasebo terhadap pasien kanker. Sebab mereka meyakini senyawa tersebut juga akan berpotensi menyembuhkan jenis kanker lain seperti kanker usus dan serviks.

Baca juga: Keajaiban ASI, Bisa Menghindarkan Ibu dan Bayi dari Kanker

Seperti yang pernah diutarakan dr Utami Roesli, SpA, IBCLC, FABM beberapa waktu lalu, laporan tentang penemuan HAMLET ini diterbitkan dalam International Journal of Cancer di tahun 2007.

Bagi ibu, manfaat pemberian HAMLET yang terkandung dalam ASI ini begitu besar karena melindungi ibu dari segala jenis kanker seperti kanker rahim dan kanker indung telur (ovarium). "Pokoknya zat ini bisa menghindari semua penyakit yang jelek dari tubuh bayi dan ibu," ujarnya kepada detikHealth.

Di sisi lain, pemberian ASI bisa membantu anak terhindar dari kanker seperti neuroblastoma, leukemia, dan kanker saraf. Sebuah penelitian di tahun 2012 dan 2014 juga menyebut, anak yang diberi ASI selama 6 bulan mengalami penurunan risiko terkena leukemia hingga 20 persen.

"Misalnya ada sel leukemia yang menyerang anak saat masih menyusu, sel tersebut akan dilawan oleh HAMLET tersebut," jelas dr Tami.

Baca juga: Menyusui Tak Bikin Payudara Kendur, Ibu Justru Dapat Banyak Manfaat

Meski temuan ini tergolong baru, nyatanya ASI telah lama diyakini mampu mengobati penyakit seganas kanker. Salah satunya dilakukan oleh wanita ini. Ia memberikan ASI-nya kepada sang ayah yang mengidap kanker.


(lll/vit)
News Feed