Utusan Khusus Presiden RI untuk MDG's, Prof Dr dr Nila Djuwita Moeloek, SpM(K) mengatakan ibu hamil yang mengalami cacingan berisiko tinggi terkena anemia atau kurang darah. Kalau darahnya kurang, maka risiko terjadinya perdarahan saat melahirkan dan tentu saja kematian akan semakin meningkat.
"Kematian ibu melahirkan paling banyak dipicu oleh perdarahan, kejang-kejang kurang protein serta infeksi. Ketiganya menyumbang hampir 60 persen," kata Prof Nila dalam jumpa pers Indonesian MDG's Award di Balai Kartini, Selasa (31/1/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah kematian ibu juga berkaitan erat dengan target pencapaian MDG's lainnya, termasuk sanitasi dan air bersih. Menurut Prof Nila, para perempuan banyak yang cacingan saat hamil antara lain karena kurangnyya akses air bersih, sehingga jika hal itu diatasi maka 2 target MDG's akan tercapai sekaligus.
Secara umum Prof Nila mengungkap, ada 3 target MDG's di bidang kesehatan yang diakuinya cukup berat untuk dicapai di Indonesia, namun bisa menjadi lebih mudah jika kesehatan perempuan mendapat prioritas. Ketiganya adalah penurunan kasus HIV-AIDS, akses air bersih dan sanitasi serta penurunan angka kematian ibu.
Di ajang Indonesian MDG's Award 2011, daftar nominasi penghargaan untuk kategori Kesehatan Ibu dan Anak adalah sebagai berikut, sedangkan pemenangnya baru akan diumumkan besok malam di Balai Kartini:
1. Dinkes Kabupaten Pasuruan
Program: Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak Balita (KIBBLA)
2. Dinkes Flores Timur
Program: 2H2 (pendampingan ibu hamil pada H-2 hingga H+2 saat melahirkan)
3.Dinkes Kabupaten Bone
Program: Kampung Bersatu KIA (Revitalisasi KIA, Desa Peduli Kesehatan Ibu dan Anak)
(up/ir)











































