Morning sickness biasanya ditandai dengan rasa mual yang terjadi selama kehamilan. Bagi laki-laki, morning sickness bisa menajdi salah satu gejala dari sindrom couvade yang kadang dialami oleh para suami dari ibu hamil.
Kondisi ini dianggap sebagai bentuk kehamilan simpatik yang mana suami mengalami gejala kehamilan seperti yang dirasakan istri tanpa benar-benar hamil, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Kamis (9/2/2012).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mual yang dirasakan suami ini bisa disertai dengan muntah, tapi kadang juga tidak. Ia akan mengalami perasaan ketidaknyamanan di perut atau adanay dorongan untuk muntah. Para suami yang mengalami ini sebaiknya menghindari makanan padat hingga muntahnya berhenti, minimal selama 6 jam. Jika cukup parah, biasanya diobati dengan obat antimual.
Jika muntah yang terjadi cukup sering, maka bisa menimbulkan iritasi di kerongkongan yang disebabkan oleh gesekan dari makanan atau asam lambung yang naik lagi. Jika sedang terjadi iritasi, sebaiknya carilah bantuan medis.
Ada pula beberapa gejala lain yang muncul jika suami mengalami morning sickness yaitu:
- Gangguan pencernaan
- Adanya perubahan pada berat badan
- Sembelit atau diare
- Sakit kepala dan sakit gigi
- Terjadi peningkatan atau penurunan nafsu makan
- Perubahan suasana hati
- Gatal di kulit serta insomnia
Beberapa studi menunjukkan kondisi ini biasnya terkait dengan perubahan kadar hormon seperti prolaktin, kortisol, estradiol dan testosteron. Hormon prolaktin biasanya terkait dengan ibu menyusui, tapi hormon ini juga bisa hadir di dalam tubuh ayah.











































