Bar Sediakan Tes Kehamilan untuk Cegah Sindrom Alkohol Janin

Bar Sediakan Tes Kehamilan untuk Cegah Sindrom Alkohol Janin

Vera Farah Bararah - detikHealth
Senin, 23 Jul 2012 11:33 WIB
Bar Sediakan Tes Kehamilan untuk Cegah Sindrom Alkohol Janin
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Minnesota - Alat tes kehamilan biasanya hanya dijual di apotek atau toko obat resmi. Tapi salah satu bar di Minnesota menyediakan mesin khusus yang menjual tes kehamilan untuk mencegah perempuan hamil mengonsumsi alkohol yang bisa menyebabkan fetal alcohol syndrome.

Pemilik bar dan restoran Makato, Tom Fredrik telah menyediakan mesin penjual tes kehamilan di kamar kecil perempuan dalam upayanya untuk mencegah fetal alcohol syndrome (sindrom alkohol janin).

"Mungkin terdengar aneh, tapi saya hanya butuh waktu 30 detik untuk mengiyakan ide tersebut ketika salah satu pelanggan tetap saya memberikan saran ini," ujar Tom Fredrik, seperti dikutip dari Foxnews, Senin (23/7/2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan menggunakan kartu debit, perempuan bisa membeli alat tes kehamilan ini seharga 3 Dollar AS (Rp 28.300) dari mesin penjual otomatis. Jika perempuan diketahui tengah hamil, maka ia tidak diperkenankan membeli segala jenis minuman beralkohol. Dan Tom berharap bar-bar lainnya bisa melakukan hal yang sama.

Fetal alcohol syndrome adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh paparan alkohol selama kehamilan. Dampak yang bisa ditimbulkan dari fetal alcohol syndrome ini meliputi cacat fisik, keterbelakangan mental, gangguan belajar, kesulitan melihat dan masalah perilaku.

Masalah yang disebabkan oleh sindrom ini bervariasi setiap anak, tapi cacat yang ditimbulkan bersifat ireversibel atau permanen. Para ahli mengungkapkan tidak ada jumlah alkohol yang sudah diketahui aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Seperti dilansir Mayoclinic, ketika seseorang minum alkohol saat hamil, maka alkohol ini akan masuk ke aliran darah dan sampai ke janin yang sedang berkembang melalui plasenta.

Namun sayangnya janin memetabolisme alkohol lebih lambat dari orang dewasa sehingga konsentrasi alkohol dalam darah bayi menjadi lebih tinggi. Selain itu alkohol juga mengganggu transportasi oksigen dan nutrisi yang optimal untuk perkembangan jaringan, organ dan otak bayi.

Dalam minggu-minggu awal atau trimester pertama kehamilan banyak perempuan yang tidak menyadari dirinya hamil, padahal jika ia minum alkohol bisa menyebabkan gangguan gangguan dalam fitur wajah, jantung, tulang dan sistem saraf pusat yang sudah berkembang di awal kehamilan.


(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads