Plasenta Tertinggal di Rahim, Ibu Muda Alami Perdarahan Hebat

Plasenta Tertinggal di Rahim, Ibu Muda Alami Perdarahan Hebat

Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 23 Okt 2012 14:03 WIB
Plasenta Tertinggal di Rahim, Ibu Muda Alami Perdarahan Hebat
(dok: Dailymail)
Jakarta - Umumnya plasenta akan keluar dari rahim tak lama setelah bayi lahir. Tapi hal ini tidak terjadi pada Megan Hubbard, ia mengalami perdarahan hebat akibat plasenta dari bayi yang dilahirkannya tertinggal di dalam rahim.

Megan Hubbard bolak-balik sebanyak 5 kali ke Queen Elizabeth Hospital di Woolwich karena mengalami perdarahan setelah melahirkan bayinya yang diberi nama George bulan lalu.

Namun ketika diperiksakan ia diberitahu bahwa hal itu adalah kondisi yang normal. Perempuan berusia 23 tahun ini melahirkan secara normal, tapi ia mengalami banyak perdarahan setelah kembali ke rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kembali ke rumah sakit sebanyak 5 kali dan mereka menyuruh saya pulang sambil mengatakan itu adalah hal yang normal mengalami perdarahan setelah melahirkan," ujar Hubbard, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (23/10/2012).

Namun pada 24 September 2012 ia tiba-tiba mengalami perdarahan hebat yang membuatnya harus banyak kehilangan darah serta segera dilarikan ke rumah sakit. Saat sampai di rumah sakit ia langsung diberikan transfusi darah dan dokter mengatakan hal ini disebabkan oleh plasenta yang tertinggal di dalam rahimnya.

Normalnya plasenta akan terlepas dari dinding rahim selama proses persalinan dan akan dikeluarkan melalui vagina dalam waktu sekitar 20 menit setelah melahirkan bayi yang dikandung.

Diketahui jika potongan plasenta ini tetap berada di rahim atau disebut dengan retained placenta, bisa menyebabkan infeksi. Perdarahan yang terjadi selama 1-2 minggu setelah melahirkan kemungkinan disebabkan oleh potongan plasenta yang masih berada di rahim.

Jika kondisinya diketahui seperti itu maka jaringan yang tersisa ini harus diangkat melalui pembedahan, dan Hubbard memerlukan transfusi darah yang cukup banyak serta perlu waktu untuk bisa pulih dari kejadian yang sangat traumatis ini.

"Saya harus jauh dari George dalam waktu 2 minggu karena saya benar-benar lemah dan tidak memiliki kekuatan sama sekali. Ini membuat hubungan ikatan antara saya dan dia terputus sejenak," ujar Hubbrad.

Kini berkat pertolongan cepat dari orang-orang yang berada di restoran dan juga petugas medis, nyawa Hubbard berhasil diselamatkan dan kini ia bisa kumpul kembali di rumah bersama dengan buah hatinya, George.

(ver/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads