Flu dapat menyebabkan perubahan besar pada sistem kekebalan tubuh serta kondisi paru-paru dan jantung wanita hamil. Hal ini tentu dapat membahayakan kondisi kesehatan sang ibu serta bayi dalam kandungannya.
Jika flu berkembang menjadi pneumonia (radang paru-paru), kapasitas paru-paru ibu hamil dapat berkurang dan bayi dalam kandungan tidak dapat memperoleh oksigen yang cukup. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan pada bayi kelak ketika telah dilahirkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, beberapa wanita disarankan untuk menghindari vaksinasi flu dengan alasan dapat menyebabkan keguguran. Namun penelitian terbaru dari Norwegia menemukan bahwa vaksinasi flu aman untuk ibu hamil, seperti ditulis EmpowHer, Kamis (7/2/2013).
Para ilmuwan di Norwegia mempelajari 117.000 kehamilan dan menemukan bahwa wanita yang mendapat vaksinasi flu tidak memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap keguguran. Sebaliknya, wanita hamil yang mendapat vaksin flu, tetapi masih terserang flu memiliki risiko keguguran yang lebih rendah dari wanita hamil yang tidak mendapat vaksinasi flu sama sekali.
Studi tersebut juga menemukan bahwa vaksin flu sebenarnya dapat mencegah komplikasi kehamilan akibat flu. Para peneliti juga telah menghitung bahwa risiko kematian janin hampir 2 kali lipat lebih tinggi pada wanita hamil yang tidak divaksinasi.
Anda juga harus lebih waspada terhadap faktor-faktor risiko tertularnya virus flu dengan cara lebih rajin mencuci tangan setelah berjabat tangan atau menggunakan fasilitas umum dan menghindari kontak dengan orang yang telah terinfeksi flu.
(/)










































