Rabu, 27 Feb 2013 19:03 WIB

Lakukan 5 Langkah Ini Agar Si Jabang Bayi Sehat

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock) Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Kehamilan adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri yang merencanakan kehadiran sang buah hati. Penting bagi calon orangtua untuk saling membina hubungan yang harmonis karena hal ini ternyata berkontribusi terhadap kesehatan dan perkembangan bayi.

Seperti dilansir Mom.me, Rabu (27/2/2013) berikut ini adalah cara meningkatkan ikatan antar suami istri yang dapat mempromosikan kesehatan kehamilan dan bayi, antara lain:

1. Saling mendukung
Hidup seorang wanita akan berubah setelah hamil, dirinya harus lebih banyak istirahat, makan makanan yang lebih bergizi, dan lebih memperhatikan hal-hal yang mungkin berpengaruh terhadap kehamilannya. Hal ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh wanita dan memerlukan dukungan penuh dari suami.

Dukungan yang baik dari suami dapat meningkatkan hubungan yang harmonis karena istri merasa lebih diperhatikan dan disayangi. Tentu hal ini dapat berdampak baik terhadap suasana hatinya, terhindar dari stres dan mewujudkan kehamilan yang sehat.

2. Menjaga kehamilan bersama-sama
Seorang suami juga harus mengetahui bagaimana perkembangan calon buah hati dalam kandungan istrinya. Hal ini dapat meningkatkan ikatan batin yang kuat dengan istri serta bayi dalam kandungannya sekaligus. kehamilan adalah tanggungjawab bersama, sehingga suami istri harus bersama-sama menjaganya dengan baik.

Sesibuk apapun pekerjaan Anda, cobalah untuk meluangkan waktu menemani istri mengunjungi dokter kandungan untuk mengetahui perkembangan bayi. Selalu dampingi istri saat dirinya merasa depresi karena kehamilan dan saat istri melalui masa-masa morning sickness yang berat.

3. Berhubungan seks
Beberapa wanita takut berhubungan seks selama kehamilan, tetapi menurut para dokter, seks selama kehamilan umumnya aman dan tidak menimbulkan masalah jika Anda dapat mempertahankan energi yang cukup.

Seks adalah cara yang bagus untuk meredakan stres dan meningkatkan ikatan dengan pasangan baik secara fisik maupun emosional. Saling komunikasikan tentang kebutuhan dan keinginan seksual masing-masing. Penting bagi suami istri untuk saling menunjukkan kasih sayang non-seksual satu sama lain sepanjang hari demi kesehatan bayi dalam kandungan.

4. Saling terbuka dalam hal harapan serta kecemasan-kecemasan terkait kehamilan
Kedua pasangan harus memiliki visi dan misi yang sama terkait dengan kehamilan dan perencanaan masa depan bayi. Jika terjadi pertentangan antara suami istri, hal ini dapat membebani kondisi mental keduanya yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan bayi.

Suami istri harus saling terbuka dalam mengungkapkan hal-hal yang ada di pikirannya terkait harapan dan kecemasan setelah bayi lahir. Hal ini termasuk kebutuhan finansial yang semakin bertambah dan kondisi rumah tangga lain yang perlu disesuaikan.

5. Lebih banyak bergaul dengan lingkungan sekitar
Jika pasangan suami istri terisolasi dari lingkungan sosial dan tidak memiliki hubungan yang baik dengan orang-orang yang tinggal di sekeliling Anda, hal ini dapat berpengaruh pula terhadap kesehatan bayi kelak. Orangtua yang sedang merencanakan kelahiran anak harus memiliki hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitarnya.

Orang yang tidak banyak bergaul akan cenderung merasa kesepian dan mudah stres, sehingga hubungan sosial yang baik diperlukan untuk kehamilan yang sehat.




(vit/vit)
News Feed