7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cuti Hamil

7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cuti Hamil

- detikHealth
Jumat, 23 Agu 2013 19:00 WIB
7 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cuti Hamil
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bagi ibu hamil, sangat perlu untuk mempersiapkan kelahiran bayinya baik secara mental maupun fisik. Maka dari itu, setiap kantor memberikan cuti hamil bagi karyawatinya. Nah, kapan saat yang tepat untuk cuti hamil?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Anda tahu kapan harus meninggalkan pekerjaan Anda di saat hamil, dilansir dari Boldsky, Jumat (22/8/2013).

1. Lingkungan kerja Anda
Lingkungan kerja yang menghadapkan Anda dengan bahan kimia berbahaya, radiasi atau susah tidak dianjurkan selama kehamilan. Dalam kasus tersebut, lebih baik untuk mengambil cuti pada trimester pertama karena itu adalah waktu di mana janin lebih rentan terhadap kelainan genetik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Kesehatan Anda
Kesehatan Anda adalah faktor penting yang menentukan kapan harus meninggalkan pekerjaan di saat masa kehamilan. Jika Anda sepenuhnya sehat, Anda bisa bekerja sampai trimester selama lingkungan pekerjaan Anda aman untuk Anda dan bayi Anda.

3. Kesehatan bayi Anda
Kesehatan bayi harus diberikan perhatian yang besar dan lebih dipentingkan di antara faktor-faktor yang memutuskan kapan untuk meninggalkan pekerjaan selama kehamilan.

Jika dokter mengindikasikan ada masalah kesehatan pada bayi Anda yang belum lahir, Anda sebaiknya Anda ikuti instr7uksi dokter tentang kapan harus meninggalkan pekerjaan selama kehamilan.

4. Komplikasi kehamilan
Jika Anda memiliki kondisi medis yang membuat kehamilan Anda berisiko, Anda harus meminta nasihat medis yang tepat dari dokter Anda tentang kapan harus meninggalkan pekerjaan selama kehamilan. Berikan prioritas untuk kehamilan Anda dan tinggalkan pekerjaan Anda jika Anda memiliki kondisi apapun yang merekomednasikan Anda istirahat total.

5. Waktu kelahiran
Jika Anda bingung mengenai kapan harus meninggalkan pekerjaan selama masa kehamilan. Lebih baik untuk mempertimbangkan kesehatan Anda dan waktu kelahiran bayi Anda. Ada baiknya meninggalkan pekerjaan Anda dekat dengan tanggal perkiraan kelahiran bayi Anda selama Anda sehat. Ini akan memungkinkan Anda untuk menghabiskan waktu lebih dalam merawat bayi Anda.

6. Tanggung jawab pekerjaan
Jika Anda melakukan pekerjaan yang sangat memerlukan tanggung jawab, penting untuk menebus ketiadaan Anda. Maka dari itu, sebelumnya persiapkan rekan Anda yang dapat menggantikan Anda selama masa cuti. Lakukan diskusi dengan rekan Anda akan membantu Anda dalam menentukan kapan harus meninggalkan pekerjaan semetara hamil.

7. Durasi cuti
Mempertimbangkan durasi masa cuti yang kantor Anda tawarkan akan membantu Anda memutuskan kapan waktunya untuk meninggalkan pekerjaan selama masa kehamilan. Jika Anda memiliki durasi yang pendek, lebih baik ambil cuti berdekatan dengan waktu melahirkan.



(vit/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads