Ibu Hamil yang Rutin Berenang Tingkatkan Risiko Bayi Kena Eksim dan Asma

Ibu Hamil yang Rutin Berenang Tingkatkan Risiko Bayi Kena Eksim dan Asma

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Senin, 02 Sep 2013 13:30 WIB
Ibu Hamil yang Rutin Berenang Tingkatkan Risiko Bayi Kena Eksim dan Asma
(Foto: Thinkstock)
Jakarta - Olahraga seharusnya memberikan dampak positif bagi orang yang melakukannya. Namun baru-baru ini sebuah studi mengungkap si ibu yang tengah berbadan dua tapi rutin berenang malah meningkatkan risiko alergi pada calon bayinya.

Tim peneliti dari St John’s Institute of Dermatology, London dan University of Manchester percaya hal ini disebabkan oleh tingginya kadar senyawa kimia yang banyak ditemukan di kolam renang seperti klorin dan pembersih kolam.

Bahkan menurut peneliti senyawa-senyawa ini dapat mengakibatkan peningkatan alergi pada si calon bayi hingga lima kali lipat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya muncul sebuah teori yang disebut dengan 'hygiene hypothesis' yang menunjukkan bahwa gaya hidup bersih yang berlebihan justru mengakibatkan anak-anak yang melakukannya rentan terkena penyakit karena sistem kekebalannya kurang familiar dengan berbagai jenis bakteri di luar sana.

Akibatnya ketika mereka terpapar iritan (sumber iritasi) baru, tubuh mereka akan lebih cenderung meresponsnya dengan reaksi alergi.

Namun tim peneliti dari Inggris tersebut menyatakan paparan senyawa-senyawa kimia ini diduga dapat mengubah sistem imun bayi yang belum lahir sehingga mereka lebih sensitif terhadap kondisi-kondisi seperti eksim (peradangan ringan sampai parah di kulit yang ditandai dengan kulit kering, kulit gatal dan bersisik yang biasanya dimulai pada anak usia dini), asma hingga hay fever (bersin-bersin, terutama di musim semi sebagai reaksi alergi terhadap serbuk sari).

"Ternyata paparan senyawa organik volatil pada lingkungan domestik dengan kadar tinggi, entah itu selama masa kehamilan atau di tahun-tahun pertama kehidupan seorang anak dikaitkan dengan perkembangan penyakit atopik pada anak," simpul peneliti seperti dilansir Daily Mail, Senin (2/9/2013).

"Begitu juga dengan paparan terus-menerus dari senyawa klorin di udara yang berasal kolam renang pada anak-anak karena hal ini telah lama diketahui dapat mengakibatkan perkembangan alergi atopik," tambahnya.

Sepakat dengan temuan tersebut, direktur CHEM Trust Inggris, Elizabeth Salter Green yang getol mengkampanyekan pelarangan penggunaan senyawa kimia buatan manusia secara berlebihan mengatakan, "Lagipula telah lama diketahui bahwa janin yang masih berkembang di dalam rahim itu sangatlah rentan terkena paparan senyawa kimiawi."

"Untuk itu kami menganggap teori tentang paparan senyawa-senyawa mengkhawatirkan yang berlebihan dan pengaruhnya terhadap senyawa alami dalam tubuh dapat mengakibatkan perubahan respons imun dan perkembangan alergi atopik, melalui produk pembersih, produk perawatan tubuh dan klorin dalam kolam renang sangatlah masuk akal," imbuhnya.

Temuan yang dipublikasikan British Journal of Dermatology ini merupakan studi terbaru yang memaparkan efek negatif dari penggunaan produk kimia harian berupa alergi disamping cairan pencuci piring dan shower gel.



(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads