ADVERTISEMENT

Jumat, 11 Okt 2013 16:52 WIB

Ibu Hamil Boleh Ngemil, Asal....

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Di masa kehamilan, seorang wanita wajib menjaga kesehatannya serta sang cabang bayi. Setiap makanan yang masuk pun perlu sangat diperhatikan. Namun sayangnya saat hamil, tidak sedikit wanita yang ngidam berbagai jenis makanan dan menjadi lebih sering ngemil.

"Ngemil itu bagus, tapi porsinya sedikit-sedikit saja dan kalori juga jangan besar-besar. Karena jika tidak ibu akan menjadi kegemukan, diabetes, bayi juga bisa ikutan kegemukan. Jadi jangan terlalu banyak kalori yang masuk," ujar dr Gita Pratam SpOG, ahli kandungan dan kebidanan, RSCM Kencana.

Hal tersebut disampaikan pada acara peluncuran website www.9mums.com di Restauran Pala Lada Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2013).

dr Gita mengatakan bayi yang kegemukan akan membuat proses persalinan menjadi lebih sulit. Sementara itu anak berisiko mengalami hipoglukemi jika ibu terlalu banyak mengonsumsi makanan manis.

"Apalagi kalau saat hamil ibu sangat suka makan es krim, makanan manis yang masuk jadi banyak. Terlebih lagi kalau sampai kencing manis pada kehamilan, bayi bisa besar dan karena terbiasa di dalam kandungan mendapat gula yang tinggi, bayi jadi lahir dengan kondisi hipoglukemi," tuturnya.

Ia juga menyampaikan agar konsumsi soda atau minuman yang mengandung kafein lainnya juga dikurangi. Karena pada minuman bersoda, gula yang terkandung ditengarai sangat tinggi.

dr Gita juga menyarankan kepada ibu hamil agar mengganti cemilannya dengan crakers, roti gandum, dan buah. Para ibu hamil juga diminta mengganti cemilannya dengan sumber folat alami seperti alpukat, bayam, serta menghindari makanan berlemak, santan, dan pedas karena bisa memperburuk asam lambung serta pencernaan.

"Folat itu sangat baik bahkan untuk tiga bulan sebelum masa kehamilan. Karena wanita Indonesia folat dalam dirinya sangat rendah dan bayi bisa cacat. Sumbernya itu bisa didapat dari sayuran hijau seperti asparagus, bayam, dan buah alpukat," kata dr Gita.

Gita menambahkan folat bisa juga didapat dari sumplemen folat dan susu yang mengandung folat.

(vit/mer)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT