Konsumsi Susu Ibu Hamil Saat Mengandung, Perlukah?

Konsumsi Susu Ibu Hamil Saat Mengandung, Perlukah?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Minggu, 20 Okt 2013 09:19 WIB
Konsumsi Susu Ibu Hamil Saat Mengandung, Perlukah?
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Untuk membantu agar bayi dalam kandungannya bisa tumbuh dengan baik dan sehat, banyak ibu hamil yang mengonsumsi susu khusus ibu hamil sebagai asupan tambahan. Sebenarnya, perlukah konsumsi susu khusus kehamilan ketika ibu tengah mengandung?

"Susu ibu hamil sebenarnya adalah makanan yang disarikan supaya bisa dikonsumsi dengan mudah. Nah, partikel makanan yang terkandung itu belum jadi vitamin asli. Lebih baik makanan biasa," jelas dokter spesialis kandungan RS Bersalin Asih, dr Nurwansyan SpOG.

Penjelasan itu disampaikan dr Nur dalam Talkshow Breastfeeding Fair 'Persiapan Menyusui Selama Kehamilan' di West Mall Grand Indonesia, Jakarta, seperti ditulis pada Minggu (20/10/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

dr Nur menegaskan bahwa makana biasa yang dikonsumsi harus dikunyah. Jumlahnya pun dikurangi tapi dengan intensitas yang lebih sering, misalnya biasa makan tiga kali sehari, maka dijadikan delapan kali. Makanan pun sebaiknya dikunyah supaya ada enzim dari proses mengunyah yang mengirim sinyal ke otak.

"Dari otak akan dikirim sinyal ke lambung untuk menghasilkan enzim di lambung. Setelah itu di lambung mengirim sinyal ke usus 12 jari untuk membentuk enzim yang diperlukan, begitu seterusnya," papar dr Nur.

"Itu lebih mendidik tubuh kita dan makanan yang dimakan ibu pun lebih terserap ke bayi daripada asupan yang diminum seperti susu ibu hamil itu tadi, tapi sekali lagi itu berdasarkan pilihan masing-masing individu," imbuh dr Nur.

Sementara itu, dr Tan Shot Yen mengatakan bahwa mual yang dirasakan ibu hamil saat melihat makanan tertentu lantas tidak mau mengonsumsinya, itu hal yang lumrah. Untuk mengatasi hal tersebut, banyak ibu hamil yang memilih susu khusus ibu hamil sebagai nutrisi tambahan.

"Coba tambah asupan vitamin B6 jadi Anda nggak anti lagi sama segala jenis makanan terutama sayur. Kembalilah ke alam karena alam juga sudah memelihara kita dengan baik, kok," kata dr Tan.

(/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads