Begini Caranya Jika Ingin Mengandung dalam Kondisi Aman dan Nyaman

Begini Caranya Jika Ingin Mengandung dalam Kondisi Aman dan Nyaman

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Senin, 21 Okt 2013 07:33 WIB
Begini Caranya Jika Ingin Mengandung dalam Kondisi Aman dan Nyaman
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Saat berbadan dua, semua wanita pasti ingin berada dalam kondisi yang aman dan nyaman kemudian nanti saat melahirkan bayinya dalam keadaan baik-baik saja. Lantas, bagiamanakah kehamilan yang aman dan nyaman?

"Harus ada persiapan mental artinya ada dukungan dari keluarga dan kesiapan diri untuk hamil. Persiapan fisik juga perlu untuk perkembangan bayi," tutur dr Nurwansyah Sp OG dalam acara Talkshow Breastfeeding Fair 'Persiapan Menyusui Selama Kehamilan' di West Mall Grand Indonesia, Jakarta, seperti ditulis pada Senin (21/10/2013).

Menurut dr Nur, ada tiga unsur utama untuk perkembangan janin yaitu karbohidtat, protein, dan oksigen. Jika ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat biasanya paling mudah yaitu dengan makan es krim. Kebutuhan protein bisa diperoleh dari ikan yang banyak sekali jenisnya di Indonesia seperti ikan mas, lele, dan, mujair.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ibu hamil juga jangan suka berdiri, jalan, atau naik motor gitu di belakang bajaj atau metro karena itu karbon dioksidanya bahaya sekali. Usahakan waktu menemukan pohon berhenti sejenak dan ambil napas sebanyak banyaknya," kata dr Nur.

Nah, saat melahirkan, menurut dr Nur ada kondisi bayi yang kuning. Hal itu bisa disebabkan faktor fisiologis dan patologis. Jika faktor fisiologis biasanya tidak parah karena kadar bilirubin yang tinggi lama-lama akan turun.

"Biasanya itu hanya terjadi pada waktu dua minggu pertama. Harus dicek golongan darah ibu apakah ada talasemia, lalu rhesusnya apa. Jadi tahu itu karena faktor fisiologis atau patologos. Kalau fisiologis ya asi itu jawaban pertama untuk mengatasinya," jelas dr Nur.

Terkait produksi ASI, dr Nur menyarankan para ibu untuk lebih banyak mengonsumsi daun katuk karena selain memang isapan bayi yang menyusu berpengaruh pada produksi ASI, tapi bahan baku produksi ASI juga penting.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads