Jumat, 15 Nov 2013 18:00 WIB

Asupan yang Sebaiknya Dijauhi untuk Mengurangi Risiko Keguguran

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Keguguran pasti menjadi hal yang paling tak ditakuti para ibu hamil yang tengah menantikan kelahiran buah hatinya. Untuk menghindari keguguran, berbagai cara dilakukan misalnya dengan menghindari stres dan kegiatan yang terlalu melelahkan.

Selain itu, ada juga yang bisa dilakukan agar risiko keguguran bisa diminimalisir yakni dengan memperhatikan asupan makanan. Nah, dikutip dari Boldsky, Jumat (15/11/2013) berikut ini daftar asupan yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan atau justru malah dihindari untuk menghindari keguguran:

1. Vitamin C
Makanan kaya vitamin C bisa menjadi kontrasepsi alami yang jika dikonsumsi selama waktu ovulasi. Selama mengandung, terutama di awal masa kehamilan, dosis tinggi vitamin C bisa menyebabkan keguguran. Termasuk dalam vitamin C ini adalah buah jeruk, terutama jenis jeruk keprok.

2. Teh hijau
Minum teh hijau berlebihan bisa mengganggu masalah kesuburan Anda yang nantinya akan mengakibatkan Anda keguguran.

3. Ikan kaleng
Makanan ini mengandung pengawet seperti garam dan bahan kimia yang bisa meningkatkan tekanan darah wanita hamil dan juga menyebabkan retensi air.

4. Keju
Keju bertekstur lembut sepertu brie, feta, camembert, roquefort, dan keju lain, terutama dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi bisa menyebabkan keguguran.

5. Pepaya
Meski masih diperdebatkan, pepaya diyakini mengandung banyak vitamin C yang bisa menyebabkan keguguran. Beberapa ahli juga percaya, kandungan zat bernama papain dalam pepaya bisa menyebabkan keguguran di awal kehamilan.

6. Nanas
Enzim protease bromelian yang mirip dengan papain dalam pepaya bisa menyebabkan keguguran karena bromelian bisa melembutkan leher rahim.

7. Wijen
Mengonsumsi wijen terlalu banyak, terutama jika mencampurnya dengan madu bisa membuat ibu hamil keguguran.





(vit/vit)