'Virgin Birth', Sudah Melahirkan Tapi Merasa Masih Perawan

'Virgin Birth', Sudah Melahirkan Tapi Merasa Masih Perawan

- detikHealth
Kamis, 19 Des 2013 12:33 WIB
Virgin Birth, Sudah Melahirkan Tapi Merasa Masih Perawan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
North Carolina - Sebagian kecil perempuan meyakini mereka mengalami 'virgin birth' alias tetap perawan meski sudah melahirkan. Mereka mengaku hamil tanda didahului hubungan seks dan kemudian melahirkan bayinya. Artinya bayi lahir saat si ibu masih perawan.

Analisis dari survei populasi nasional pada 7.870 perempuan berusia 15-28 tahun pada tahun 1995 dan yang dilakukan kembali pada 2008 dan 2009, diketahui satu setengah dari 1 persen wanita melaporkan bahwa mereka tidak pernah berhubungan seks tapi hamil dan melahirkan. Bahkan kehamilan didapat tanpa adanya semacam terapi kesuburan. Demikian dikutip dari ABC News, Kamis (19/12/2013).

"Kami sama sekali tidak mencari kelahiran perawan," kata Amy H. Herring, seorang profesor biostatistik di UNC Gillings School of Global Health Public yang memimpin penelitian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, lanjutnya, dia terkejut ketika menemukan beberapa orang melaporkan kehamilan, padahal tidak pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya. "Menurut kami, mungkin ada beberapa faktor yang menarik yang dapat kita teliti," ujar Herring.

"Mungkin ini kelahiran yang tampaknya ajaib karena bukan hasil fertilisasi. Kami menemukan kelahiran perawan lebih umum di kalangan wanita yang menandatangani janji kesucian atau yang orang tuanya yang kurang memberikan komunikasi yang baik tentang seks dan kontrasepsi," sambung Herring.

Dari wawancara, sebanyak 45 dari 5340 perempuan hamil mengklaim kehamilannya terjadi tanpa berhubungan seksual dengan laki-laki. Dalam penelitian, para perempuan tidak ditanya secara spesifik apakah mereka melahirkan saat masih perawan. Namun mereka ditanya melalui pertanyaan terpisah tentang status keperawanan dan sejarah kehamilannya.

"Kami tidak tahu jika data yang dikumpulkan tidak benar. Para perempuan itu menjawab melalui komputer," kata Herring.

Menurutnya, beberapa perempuan mungkin tidak tahu kalau mereka tidak konsisten saat menjawab pertanyaan. Sebab seseorang dari mereka mengisi jawaban yang salah terkait tanggal pernikahan dan tanggal lahir anaknya.

Dalam penelitian pada tahun 1995, yang tak hanya melibatkan perempuan, tetapi juga laki-laki, para ilmuwan dikejutkan dengan beberapa temuan. Di mana mereka juga menemukan adanya ayah perawan. Terkait hal ini, peneliti menyimpulkan bahwa ada banyak tantangan dalam mengumpulkan dan menganalisa data terkait topik yang dianggap sensitif.

Peneliti memang harus berhati-hati pada perilaku peserta. Sebab dalam biologi, kehamilan tanpa hubungan seksual nyatanya hanya bisa terjadi pada hewan yang memiliki alat reproduksi ganda seperti hiu, komodo, ular berbisa, dan boa.

(vit/up)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads