1. Vagina Melebar
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Memang vagina mungkin tidak akan kembali sepenuhnya ke bentuk sebelum Anda melahirkan, namun hal ini seharusnya tidak menjadi masalah. Akan tetapi jika Anda khawatir, bicaralah dengan petugas kesehatan atau dokter.
Untuk mengatasi masalah ini dr Elneil menyarankan untuk melakukan latihan dasar panggul atau latihan kegel. Dengan latihan ini maka otot vagina dan otot dasar panggul akan terlatih sehingga bisa lebih kencang. Latihan ini juga bermanfaat untuk mencegah inkontinensia (bocor urine) dan dapat membantu vagina agar terasa lebih kencang. Latihan kegel juga membuat perempuan bisa mendapatkan seks yang lebih baik.
2. Vagina Kering
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Adalah normal ketika seorang perempuan merasa vaginanya kering setelah melahirkan. Hal ini terjadi karena terkait dengan rendahnya level estrogen di dalam tubuh dibanding pada saat dirinya masih hamil.
Untuk ibu-ibu yang menyusui anaknya, level estrogen lebih rendah ketimbang mereka yang tidak menyusui bayinya, sehingga keringnya vagina lebih terasa. Ketika masa menyusui selesai dan periode menstruasi telah kembali, tingkat estrogen kembali ke tingkat sebelum kehamilan
Jika keringnya vagina ini sampai mengganggu Anda, maka konsultasikan dengan petugas kesehatan atau dokter. Kemudian jika Anda sudah mulai berhubungan seks lagi dan kekeringan vagina menimbulkan masalah, Anda dapat menggunakan pelumas berbasis air. Coba juga bicarakan masalah ini dengan pasangan, sehingga Anda tidak mengkhawatirkan masalah ini sendiri.
3. Nyeri akibat Jahitan di Perineum
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Menurut dia, keluhan ini biasanya berkurang dalam waktu 6-12 pekan setelah melahirkan. dr Elneil kembali merekomendasikan latihan dasar panggul untuk membantu mengatasi masalah ini.
Pada perempuan, perineum adalah daerah tubuh antara anus dan vulva. Daerah ini bisa merasakan sakit, terutama jika kulit robek. Kondisi robeknya kulit ini biasanya segera diperbaiki dokter setelah proses persalinan usai. Obat penghilang rasa sakit bisa membantu, tetapi jika Anda sedang menyusui ada baiknya Anda konsultasikan dengan bidan, dokter, atau apoteker terkait konsumsi obat tersebut.
Sangat penting untuk menjaga daerah perineum agar selalu bersih. Karena itu, cucilah tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Pastikan juga Anda mengganti pembalut jika dirasa dibutuhkan. Mandi setiap hari juga penting untuk menjaga perineum Anda tetap bersih.
4. Vagina Sakit Saat Berhubungan Intim
|
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
|
Jika rasa sakit saat bercinta muncul karena keringnya vagina, maka aplikasikan pelumas atau pelicin berbahan dasar air. Hal ini bisa membantu mengurangi keluhan. Namun jika rasa tidak nyaman itu datang dari area perineum, ada baiknya Anda mengunjungi petugas kesehatan untuk mengecek apa yang tengah terjadi.
Terkadang setelah melahirkan, beberapa perempuan memang malah berhubungan seks. Hal ini bisa terjadi karena Anda kelelahan setelah seharian mengurus si kecil. Saat merasa lelah, jangan menghindari berhubungan seks tapi bicarakan hal ini dengan pasangan Anda. Saat Anda berdua sudah tahu situasinya, maka Anda dapat mencari jalan keluar bersama-sama. Bagaimanapun, hubungan seks itu membutuhkan pasangan yang saling mengerti dan memahami.
Apabila Anda terus merasa nyeri saat berhubungan seks, cobalah berbicara dengan dokter untuk mencari tahu penyebabnya.
Halaman 2 dari 5











































