Jumat, 28 Feb 2014 11:27 WIB

4 Minggu Jelang Melahirkan, Ibu Hamil Ini Masih Ikuti Lari Maraton

- detikHealth
Foto: CEN
Beijing - Kehamilan tidak menghalangi Xu Yunyun untuk berlari. Bahkan saat kehamilannya sudah tua, di mana dokter memperkirakan perempuan 28 tahun ini akan melahirkan 4 pekan lagi, dia masih saja mengikuti lari maraton.

"Saya sangat antusias dalam berlari, dan saya tidak melihat alasan mengapa saya harus berhenti hanya karena hamil," ucap perempuan China itu, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (28/2/2014).

Xu bahkan ikut ambil bagian dalam kompetisi di Beijing Olympic Park. Dia masih aktif berlari setelah sebelumnya berkonsultasi dengan dokter kandungannya. Xu bahkan meyakini olahraga yang telah dijalaninya ini akan memudahkan proses kelahiran bayinya pada Maret nanti.

"Saya melakukan yang mudah dan tidak memaksakan diri. Dokter saya bilang bahwa melakukan latihan adalah cara terbaik untuk memastikan bayi dalam keadaan sehat saat lahir," sambung Xu.

Apa yang dilakukan Xu ini terinspirasi oleh Paula Radcliffe MBE yang berlari dua kali sehari pada saat lima bulan pertama kehamilannya. Sepertinya lari cukup aman untuk ibu hamil. Sebab US Department of Health and Human Services mengatakan perempuan yang aktif berlari bisa terus melakukan olahraga itu selama kehamilan.

Menurut Dr dr Dwiana Ocviyanti, SpOG (K), dari Departemen Obstetri Ginekologi FKUI/RSCM, pada dasarnya wanita hamil bisa melakukan berbagai macam olahraga asalkan kondisinya sudah dicek terlebih dulu dan sebelumnya ia sudah terbiasa melakukan olahraga tersebut.

Dikutip dari Boldsky,ini dia beberapa jenis olahraga yang relatif aman dilakukan ibu hamil:

1. Berenang
Bagi wanita yang ingin berenang selama hamil, olahraga ini dikatakan aman. Tapi yang perlu diingat, mereka harus melakukan gerakan yang lembut dan tidak dipaksakan. Sebisa mungkin, berenanglah di kolam renang yang sepi untuk menghindari kontak dengan orang lain yang mungkin terjadi dan bisa meningkatkan risiko Anda cedera.

2. Jogging
Jogging atau minimal berjalan kaki baik dilakukan selama masa kehamilan. Asalkan, Anda tidak memiliki kondisi medis yang bisa menimbulkan kontraindikasi. Selama Anda melakukan jogging dalam waktu cukup dan tidak terlalu lelah maka tidak ada masalah.

3. Olahraga raket
Olahraga seperti tenis atau bulutangkis juga bisa lho jadi alternatif asalkan saat melakukan perputaran tubuh ketika memukul bola tidak terlalu keras Anda lakukan. Minta juga partner melakukan ini sebagai pertandingan pershabatan sehingga saat Anda merasa lelah, sah-sah saja jika beristirahat terlebih dulu.

(vit/mer)