"Semua ketidaknyamanan pada ibu hamil bisa diatasi dengan yoga," tutur instruktur prenatal yoga di Balance Mind Body Soul Yogyakarta, Yesie Aprillia, ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (1/4/2014).
"Sesak napas, pusing, sakit pinggang, sakit punggung, kram di tangan, kram di kaki, itu semua bisa diatasi dengan yoga," tambah bidan yang juga praktisi dan pelatih hypno birthing, gentle birth, dan water birth itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para ibu yang menjalani prenatal yoga, paling tidak, akan meraup beberapa manfaat sekaligus. Manfaat yang dirasakan terutama menyoal ketenangan dan kenyamanan selama masa kehamilan. Para ibu akan terbebas dari segala ketidaknyamanan yang biasa mendera seperti pusing atau nyeri pinggang. Selain itu, ibu hamil juga dapat terfokus pada tubuhnya sehingga siap menghadapi persalinan. Yesie menambahkan prenatal yoga dapat memperkuat panggul sehingga ibu terhindar dari robeknya daerah vagina ketika melahirkan.
Dipandu Yessi, kelas prenatal yoga yang beranggotakan maksimal 15 orang melakukan berbagai gerakan selama 90 menit. Namun perlu diingat, gerakan yoga tak boleh sembarang dilakukan. Sebab setiap gerakan memiliki manfaat penyembuhan atau indikasi, tetapi juga memiliki kontra indikasi.
Kelas prenatal yoga dapat diikuti oleh semua ibu hamil dengan riwayat kesehatan yang baik. Ibu hamil yang pernah mengalami keguguran lebih dari tiga kali atau perdarahan akibat letak plasenta rendah, misalnya, sebaiknya tidak mengikuti kelas yoga prakelahiran umum. Bagi para ibu tersebut, ujar Yesie, ada gerakan-gerakan tersendiri.
"Pada dasarnya semua ibu bisa melakukan yoga, asal, dia tahu keluhan yang dialaminya, misalnya darah rendah. Berarti ada beberapa gerakan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Gerakan a yang bisa meningkatkan kesehatannya, sedang gerakan b bisa berisiko atau kontra indikasi," terang Yesie.
(vit/vit)











































