Hal-hal Ini Diyakini Bikin Kelahiran Mudah, Sayang Cuma Mitos

Hal-hal Ini Diyakini Bikin Kelahiran Mudah, Sayang Cuma Mitos

- detikHealth
Rabu, 02 Apr 2014 11:29 WIB
Hal-hal Ini Diyakini Bikin Kelahiran Mudah, Sayang Cuma Mitos
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Mitos memang kerap kali meningkahi aktivitas sehari-hari, sehingga kadang menjadi bias kebenarannya. Untuk itu setiap kali mendengar sesuatu yang beredar di masyarakat, ada baiknya mengonfirmasi kepada pakarnya. Pun dengan proses melahirkan, ada banyak sekali mitos yang pastinya kerap Anda dengar.

Nah, berikut ini beberapa mitos tentang hal-hal yang diyakini bisa mempermudah kelahiran, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Rabu (2/4/2014):

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

1. Lancar Tidaknya Melahirkan Dipengaruhi Ibu

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
'Jika ibu Anda melahirkan dengan lancar dan mudah, maka Anda pun demikian'. Kalimat ini tentu sering kali Anda dengar. Ya, konon pengalaman melahirkan sang ibu akan 'menurun' pada anak perempuannya. Namun jangan buru-buru percaya. Sebab kondisi fisik perempuan dan janin yang dikandung berbeda-beda. Jadi bila seorang ibu melahirkan dengan mudah dan lancar, belum tentu putrinya kelak akan merasakan hal yang sama.

Ya, posisi janin bisa jadi letaknya berbeda. Ada yang memungkinkan terjadinya kelahiran dengan cepat dan mudah, namun ada pula yang sebaliknya. Bisa jadi pula bayi yang dilahirkan seorang perempuan jauh lebih besar ketimbang bayi yang dilahirkan ibunya. Apalagi memang ada kecenderungan bayi-bayi sekarang lebih besar daripada bayi generasi sebelumnya.

1. Lancar Tidaknya Melahirkan Dipengaruhi Ibu

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
'Jika ibu Anda melahirkan dengan lancar dan mudah, maka Anda pun demikian'. Kalimat ini tentu sering kali Anda dengar. Ya, konon pengalaman melahirkan sang ibu akan 'menurun' pada anak perempuannya. Namun jangan buru-buru percaya. Sebab kondisi fisik perempuan dan janin yang dikandung berbeda-beda. Jadi bila seorang ibu melahirkan dengan mudah dan lancar, belum tentu putrinya kelak akan merasakan hal yang sama.

Ya, posisi janin bisa jadi letaknya berbeda. Ada yang memungkinkan terjadinya kelahiran dengan cepat dan mudah, namun ada pula yang sebaliknya. Bisa jadi pula bayi yang dilahirkan seorang perempuan jauh lebih besar ketimbang bayi yang dilahirkan ibunya. Apalagi memang ada kecenderungan bayi-bayi sekarang lebih besar daripada bayi generasi sebelumnya.

2. Kelahiran Anak Kedua akan Jauh Lebih Mudah

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Memang benar, jika ada perempuan yang melahirkan anak kedua, dia pasti memiliki pengalaman yang lebih baik. Namun hal ini tidak menjamin persalinan akan berjalan jauh lebih mudah dan lancar. Sekali lagi, mudah atau tidaknya melahirkan tergantung kondisi fisik dan posisi janin. Kondisi kesehatan ibu pun turut berpengaruh.

Perlu selalu diingat setiap kehamilan dan kelahiran itu berbeda. Meski demikian, ada kemungkinan kelahiran anak kedua berlangsung lebih cepat.

2. Kelahiran Anak Kedua akan Jauh Lebih Mudah

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Memang benar, jika ada perempuan yang melahirkan anak kedua, dia pasti memiliki pengalaman yang lebih baik. Namun hal ini tidak menjamin persalinan akan berjalan jauh lebih mudah dan lancar. Sekali lagi, mudah atau tidaknya melahirkan tergantung kondisi fisik dan posisi janin. Kondisi kesehatan ibu pun turut berpengaruh.

Perlu selalu diingat setiap kehamilan dan kelahiran itu berbeda. Meski demikian, ada kemungkinan kelahiran anak kedua berlangsung lebih cepat.

3. Melahirkan Lebih Mudah Bagi yang Berpinggul Besar

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bukan ukuran pinggul yang menentukan ruang jalan lahir bayi, akan tetapi lebar dan bentuk panggul ibunya. Nah, perempuan yang memiliki pinggul besar belum tentu memiliki panggul yang juga besar. Demikian pula dengan orang yang kurus, tidak serta merta memiliki panggul yang kecil. Memang belum ada penelitian yang menyebut ukuran panggul harus sekecil atau sebesar apa agar persalinan berlangsung mudah. Selama ukuran bayi proporsional dengan ukuran jalan lahirnya, maka tidak akan ada masalah dengan persalinan normal.

3. Melahirkan Lebih Mudah Bagi yang Berpinggul Besar

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bukan ukuran pinggul yang menentukan ruang jalan lahir bayi, akan tetapi lebar dan bentuk panggul ibunya. Nah, perempuan yang memiliki pinggul besar belum tentu memiliki panggul yang juga besar. Demikian pula dengan orang yang kurus, tidak serta merta memiliki panggul yang kecil. Memang belum ada penelitian yang menyebut ukuran panggul harus sekecil atau sebesar apa agar persalinan berlangsung mudah. Selama ukuran bayi proporsional dengan ukuran jalan lahirnya, maka tidak akan ada masalah dengan persalinan normal.

4. Makan-makanan Pedas Mempercepat Kelahiran

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Konon dengan banyak makan makanan pedas pada saat kehamilan, bisa mendukung lebih lancarnya proses kelahiran. Sebaiknya saran ini jangan didengarkan. Kebanyakan makan makanan pedas justru bisa memicu rasa mulas dan melilit pada perut, dan bahkan menimbulkan rasa panas di dada atau ulu hati ataupun mengakibatkan diare.

4. Makan-makanan Pedas Mempercepat Kelahiran

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Konon dengan banyak makan makanan pedas pada saat kehamilan, bisa mendukung lebih lancarnya proses kelahiran. Sebaiknya saran ini jangan didengarkan. Kebanyakan makan makanan pedas justru bisa memicu rasa mulas dan melilit pada perut, dan bahkan menimbulkan rasa panas di dada atau ulu hati ataupun mengakibatkan diare.

5. Minum Minyak Kelapa Bikin Persalinan Lancar

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Beberapa orang meyakini perempuan yang sudah hamil tua, di mana sudah masuk ke bulan ke-9, maka sebaiknya rajin-rajin minum minyak kelapa beberapa sendok agar persalinan lancar. Sebab minyak kelapa yang licin akan membuat bayi lebih mudah keluar dari jalan lahir. Padahal faktanya tidak ada hubungan antara konsumsi minyak kelapa dengan persalinan yang lancar. Meskipun memang saran ini tidak berpengaruh pada kesehatan ibu dan janinnya.

Yang paling penting saat perempuan hamil menghadapi persalinan adalah ketenangan psikologis. Karena itu hal-hal yang bisa memberikan sugesti maupun rasa tenang psikologis bisa dilakukan sepanjang tidak membahayakan kesehatan.

5. Minum Minyak Kelapa Bikin Persalinan Lancar

Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Beberapa orang meyakini perempuan yang sudah hamil tua, di mana sudah masuk ke bulan ke-9, maka sebaiknya rajin-rajin minum minyak kelapa beberapa sendok agar persalinan lancar. Sebab minyak kelapa yang licin akan membuat bayi lebih mudah keluar dari jalan lahir. Padahal faktanya tidak ada hubungan antara konsumsi minyak kelapa dengan persalinan yang lancar. Meskipun memang saran ini tidak berpengaruh pada kesehatan ibu dan janinnya.

Yang paling penting saat perempuan hamil menghadapi persalinan adalah ketenangan psikologis. Karena itu hal-hal yang bisa memberikan sugesti maupun rasa tenang psikologis bisa dilakukan sepanjang tidak membahayakan kesehatan.
Halaman 2 dari 12
'Jika ibu Anda melahirkan dengan lancar dan mudah, maka Anda pun demikian'. Kalimat ini tentu sering kali Anda dengar. Ya, konon pengalaman melahirkan sang ibu akan 'menurun' pada anak perempuannya. Namun jangan buru-buru percaya. Sebab kondisi fisik perempuan dan janin yang dikandung berbeda-beda. Jadi bila seorang ibu melahirkan dengan mudah dan lancar, belum tentu putrinya kelak akan merasakan hal yang sama.

Ya, posisi janin bisa jadi letaknya berbeda. Ada yang memungkinkan terjadinya kelahiran dengan cepat dan mudah, namun ada pula yang sebaliknya. Bisa jadi pula bayi yang dilahirkan seorang perempuan jauh lebih besar ketimbang bayi yang dilahirkan ibunya. Apalagi memang ada kecenderungan bayi-bayi sekarang lebih besar daripada bayi generasi sebelumnya.

'Jika ibu Anda melahirkan dengan lancar dan mudah, maka Anda pun demikian'. Kalimat ini tentu sering kali Anda dengar. Ya, konon pengalaman melahirkan sang ibu akan 'menurun' pada anak perempuannya. Namun jangan buru-buru percaya. Sebab kondisi fisik perempuan dan janin yang dikandung berbeda-beda. Jadi bila seorang ibu melahirkan dengan mudah dan lancar, belum tentu putrinya kelak akan merasakan hal yang sama.

Ya, posisi janin bisa jadi letaknya berbeda. Ada yang memungkinkan terjadinya kelahiran dengan cepat dan mudah, namun ada pula yang sebaliknya. Bisa jadi pula bayi yang dilahirkan seorang perempuan jauh lebih besar ketimbang bayi yang dilahirkan ibunya. Apalagi memang ada kecenderungan bayi-bayi sekarang lebih besar daripada bayi generasi sebelumnya.

Memang benar, jika ada perempuan yang melahirkan anak kedua, dia pasti memiliki pengalaman yang lebih baik. Namun hal ini tidak menjamin persalinan akan berjalan jauh lebih mudah dan lancar. Sekali lagi, mudah atau tidaknya melahirkan tergantung kondisi fisik dan posisi janin. Kondisi kesehatan ibu pun turut berpengaruh.

Perlu selalu diingat setiap kehamilan dan kelahiran itu berbeda. Meski demikian, ada kemungkinan kelahiran anak kedua berlangsung lebih cepat.

Memang benar, jika ada perempuan yang melahirkan anak kedua, dia pasti memiliki pengalaman yang lebih baik. Namun hal ini tidak menjamin persalinan akan berjalan jauh lebih mudah dan lancar. Sekali lagi, mudah atau tidaknya melahirkan tergantung kondisi fisik dan posisi janin. Kondisi kesehatan ibu pun turut berpengaruh.

Perlu selalu diingat setiap kehamilan dan kelahiran itu berbeda. Meski demikian, ada kemungkinan kelahiran anak kedua berlangsung lebih cepat.

Bukan ukuran pinggul yang menentukan ruang jalan lahir bayi, akan tetapi lebar dan bentuk panggul ibunya. Nah, perempuan yang memiliki pinggul besar belum tentu memiliki panggul yang juga besar. Demikian pula dengan orang yang kurus, tidak serta merta memiliki panggul yang kecil. Memang belum ada penelitian yang menyebut ukuran panggul harus sekecil atau sebesar apa agar persalinan berlangsung mudah. Selama ukuran bayi proporsional dengan ukuran jalan lahirnya, maka tidak akan ada masalah dengan persalinan normal.

Bukan ukuran pinggul yang menentukan ruang jalan lahir bayi, akan tetapi lebar dan bentuk panggul ibunya. Nah, perempuan yang memiliki pinggul besar belum tentu memiliki panggul yang juga besar. Demikian pula dengan orang yang kurus, tidak serta merta memiliki panggul yang kecil. Memang belum ada penelitian yang menyebut ukuran panggul harus sekecil atau sebesar apa agar persalinan berlangsung mudah. Selama ukuran bayi proporsional dengan ukuran jalan lahirnya, maka tidak akan ada masalah dengan persalinan normal.

Konon dengan banyak makan makanan pedas pada saat kehamilan, bisa mendukung lebih lancarnya proses kelahiran. Sebaiknya saran ini jangan didengarkan. Kebanyakan makan makanan pedas justru bisa memicu rasa mulas dan melilit pada perut, dan bahkan menimbulkan rasa panas di dada atau ulu hati ataupun mengakibatkan diare.

Konon dengan banyak makan makanan pedas pada saat kehamilan, bisa mendukung lebih lancarnya proses kelahiran. Sebaiknya saran ini jangan didengarkan. Kebanyakan makan makanan pedas justru bisa memicu rasa mulas dan melilit pada perut, dan bahkan menimbulkan rasa panas di dada atau ulu hati ataupun mengakibatkan diare.

Beberapa orang meyakini perempuan yang sudah hamil tua, di mana sudah masuk ke bulan ke-9, maka sebaiknya rajin-rajin minum minyak kelapa beberapa sendok agar persalinan lancar. Sebab minyak kelapa yang licin akan membuat bayi lebih mudah keluar dari jalan lahir. Padahal faktanya tidak ada hubungan antara konsumsi minyak kelapa dengan persalinan yang lancar. Meskipun memang saran ini tidak berpengaruh pada kesehatan ibu dan janinnya.

Yang paling penting saat perempuan hamil menghadapi persalinan adalah ketenangan psikologis. Karena itu hal-hal yang bisa memberikan sugesti maupun rasa tenang psikologis bisa dilakukan sepanjang tidak membahayakan kesehatan.

Beberapa orang meyakini perempuan yang sudah hamil tua, di mana sudah masuk ke bulan ke-9, maka sebaiknya rajin-rajin minum minyak kelapa beberapa sendok agar persalinan lancar. Sebab minyak kelapa yang licin akan membuat bayi lebih mudah keluar dari jalan lahir. Padahal faktanya tidak ada hubungan antara konsumsi minyak kelapa dengan persalinan yang lancar. Meskipun memang saran ini tidak berpengaruh pada kesehatan ibu dan janinnya.

Yang paling penting saat perempuan hamil menghadapi persalinan adalah ketenangan psikologis. Karena itu hal-hal yang bisa memberikan sugesti maupun rasa tenang psikologis bisa dilakukan sepanjang tidak membahayakan kesehatan.

(vit/ajg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads