Ini Dia Batas Aman Konsumsi Kafein untuk Ibu Hamil Menurut Ahli Diet

Ini Dia Batas Aman Konsumsi Kafein untuk Ibu Hamil Menurut Ahli Diet

- detikHealth
Rabu, 02 Apr 2014 17:46 WIB
Ini Dia Batas Aman Konsumsi Kafein untuk Ibu Hamil Menurut Ahli Diet
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Selama masa kehamilan, tak sedikit wanita yang menahan diri untuk mengasup makanan atau minuman yang biasa mereka nikmati seperti sushi, seafood, dan es krim termasuk juga kafein yang notabene menjadi 'santapan' sehari-hari sebagian besar orang.

Diutarakan Melanie McGrice, ahli diet terakreditasi dan juru bicara Dietitians Association of Australia, pada dasarnya kafein adalah obat paling umum yang digunakan di dunia dan ditemukan di daun, biji-bijian, dan buah termasuk dari berbagai tanaman seperti daun teh, biji kopi, dan biji cokelat.

Sebagian besar orang mengonsumsi kafein setiap hari dalam bentuk kopi, teh, cokelat, kola, dan minuman energi yang memiliki efek stimulan jika digunakan dalam dosis rendah. Namun, apakah kafein aman untuk dikonsumsi ibu hamil?

"Pedoman di Australia menyarankan Anda membatasi asupan tidak lebih dari 200 mg per hari. Jadi Anda bisa mengonsumsi satu sampai dua kopi instan sehari dan dua sampai tiga cangkir teh," kata McGrice yang baru saja merilis buku berjudul 'The Pregnancy Weight Plan' untuk memberi panduan makan sehat bagi ibu hamil.

Jika Anda suka membeli kopi di coffee shop, McGrice merekomendasikan Anda membeli satu porsi kecil cappucino atau latte saja. Sebab, kopi di coffee shop mengandung lebih banyak kafein daripada kopi instan.

Menurut McGrice hal yang menarik adalah banyak perempuan tidak punya keinginan mengonsumsi minuman berkafein selama kehamilan. Meski begitu, Anda juga perlu menghitung asupan kafein harian dengan menghitung jumlah konsumsi teh, kola, cokelat, atau minuman ringan lainnya.

Tak hanya itu, dikatakan McGrice, jumlah konsumsi beberapa camilan seperti biskuit, keripik, atau sereal juga patut Anda perhitungkan, demikian dikutip dari abc.net.au, Selasa (1/4/2014).

"Memang kadar kafein bervariasi di setiap produk. Efeknya pun berbeda bagi tiap orang. Jika Anda ragu bahwa konsumsi kafein masih bisa mengganggu pertumbuhan janin, lebih baik Anda kurangi atau bahkan hentikan konsumsi kafein selama kehamilan," papar McGrice.

(rdn/vit)

Berita Terkait