Gemuk Saat Hamil Tapi Malah Lahirkan Bayi Berbobot Rendah, Apa Sebabnya?

Gemuk Saat Hamil Tapi Malah Lahirkan Bayi Berbobot Rendah, Apa Sebabnya?

- detikHealth
Jumat, 11 Apr 2014 07:00 WIB
Gemuk Saat Hamil Tapi Malah Lahirkan Bayi Berbobot Rendah, Apa Sebabnya?
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Menjadi hal yang lumrah ketika tubuh wanita menjadi lebih gemuk saat hamil. Namun, tak jarang meskipun tubuhnya besar saat hamil, bayi yang dilahirkan justru berbobot rendah. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Menurut dr Hari Nugroho SpOG dari Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya, ibu hamil dengan kegemukan bisa meningkatkan risiko kelahiran anak dengan bobot kecil. Sebab ibu yang gemuk saat hamil berisiko tinggi terkena penyakit kehamilan. Penyakit itu misalnya saja preeklampsia atau darah tinggi karena kehamilan, diabetes karena kehamilan dan kehamilan kembar.

"Misalnya saja preeklampsia itu akan mengganggu kualitas pembuluh darah yang ada di plasenta. Akibatnya, efisiensi pembuluh darah dalam menyalurkan oksigen atau nutrisi yang lain terhambat, akibatnya pertumbuhan bayi pun tidak maksimal," kata dr Hari ketika dihubungi detikHealth, Jumat (11/4/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyakit-penyakit selama kehamilan juga meningkatkan risiko bayi lahir prematur dan keguguran spontan. Sebaliknya, jika terjadi diabetes karena kehamilan, maka berat badan janin justru kemungkinan lebih berat dari janin normal.

Masalah persalinan pun akan meningkat risikonya seperti waktu melahirkan menjadi lebih lama, meningkatnya angka dilakukan induksi persalinan, kemungkinan operasi caesar lebih besar, sulitnya prosedur pembiusan, dan kemacetan kelahiran. Kegemukan juga menjadi masalah pasca persalinan seperti tingginya angka infeksi pasca kelahiran dan perdarahan pasca persalinan.

"Tapi perlu ditekankan bahwa tidak semua ibu hamil yang obesitas sudah pasti akan terkena penyakit saat kehamilan ya," tegas dr Hari.

(rdn/vit)

Berita Terkait