Proses mulas sebelum persalinan sebetulnya merupakan nyeri akibat kontraksi rahim. Kontraksi rahim mengakibatkan keluarnya anak dari rahim. Pada persalinan caesar yang direncanakan dari awal, ibu tidak sempat terjadi kontraksi, maka tidak merasakan nyeri akibat kontraksi.
"Nyeri yang terjadi pasca operasi caesar adalah karena nyeri akibat luka sayatan di kulit hingga rahim seorang ibu," jelas dr Hari Nugroho, SpOG, dari Divisi Ginekologi Onkologi Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD dr Soetomo Surabaya, kepada detikHealth, Jumat (25/4/2014).
Dijelaskan dr Hari, nyeri pada saat operasi biasanya dihilangkan dengan obat bius, tetapi nyeri pasca operasi karena penyembuhan luka sayatan juga cukup hebat.
"Karena itu ibu melahirkan dengan caesar lebih sering menggunakan obat anti nyeri dibandingkan lahir normal," sambung dr Hari.
Pada kelahiran normal, perlukaan yang terjadi sangat minimal sehingga nyeri akibat perlukaan persalinan normal hanya terjadi saat persalinannya saja. Sedangkan pada persalinan caesar, nyeri hebat justru terasa setelah proses melahirkan. Bahkan tidak jarang ibu-ibu yang melahirkan caesar masih merasa nyeri di bekas luka sayatan setelah bertahun-tahun melahirkan.
(mer/vit)











































