Selasa, 20 Mei 2014 14:27 WIB

Perut Ibu Hamil Terasa Kencang, Benarkah Tanda Kontraksi?

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock) Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Saat tengah berbadan dua, seringkali wanita mengalami perutnya terasa mengencang. Kadang-kadang, kondisi ini pun diduga sebagai bentuk kontraksi rahim atau bahkan sebagai tanda akan melahirkan, benarkah demikian?

"Perut yang terasa kencang disebabkan karena rahim mengeras, karena kontraksi dari rahim itu sendiri," ucap dr Hari Nugroho SpOG dari Departemen Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (20/5/2014).

dr Hari menegaskan, kontraksi Braxton Hicks (kontraksi palus) maupun kontraksi persalinan asli merupakan proses normal. Nah, ketika kontraksi Braxton Hicks terasa makin sering, sebaiknya ibu segera ke tenaga medis terdekat, baik usia kehamilan sudah cukup maupun belum.

"Nah kalau kontraksi untuk persalinan itu terasa regular dan berpola, sekitar setiap 10 menit sekali, lalu nyeri, disertai keluarnya darah, lendir atau air dari jalan lahir," jelas ayah satu anak ini.

Terkadang, janin juga begitu aktif sehingga salah satu bagian perut ibu terlihat menonjol. Apakah ini termasuk kontraksi?

"Terasanya gerakan di dalam rahim dan kontraksi adalah dua hal yang berbeda. Adanya tonjolan di bagian perut ibu merupakan gerakan dari bayi," kata dr Hari.

Tonjolan di perut diakibatkan gerakan bagian kecil janin seperti tangan dan kaki. Memang seringkali janin aktif di satu sisi, karena bagian kecil janin ada di satu sisi.

(rdn/up)