ADVERTISEMENT

Kamis, 22 Mei 2014 13:52 WIB

Saat Perut Kendur Usai Melahirkan, Prosedur Ini Jadi Pilihan Mengatasinya

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Saat seorang perempuan hamil dan kemudian melahirkan, tentu kondisi fisik tubuhnya tak lagi sama dengan sebelumnya. Jika sebelum hamil kulit tubuh, khususnya perut, terasa kencang dan bebas gurat stretch mark, kondisi itu mungkin tak lagi sama setekah melahirkan. Perut kendur dan stretch mark bagi beberapa orang mungkin semacam 'penghargaan', namun bagi perempuan lainnya mungkin sangat mengganggu penampilan.

Untuk mengatasi masalah kulit kendur di area perut, bisa dilakukan prosedur tummy tuck. Tujuan prosedur ini memang mengurangi kulit kendur dan mengencangkan otot yang melebar pasca kehamilan. Tertarik melakukan prosedur ini?

"Hal yang harus diperhatikan adalah keinginan untuk mempertahankan berat badan, karena akan sia-sia apabila kemudian gemuk kembali. Kemudian merokok juga tidak disarankan karena akan menggangu hasil operasi yang diharapkan," ujar Beta Subakti Nata'atmaja., M.D dari Departemen Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya, dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Kamis (22/5/2014).

Dokter yang juga berpraktik di RSU dr Soetomo Surabaya ini menekankan yang harus dipikirkan matang-matang sebelum tummy tuck adalah rencana kehamilan berikutnya. Sebab kehamilan berikutnya bisa mengubah hasil yang didapat dari tummy tuck.

Prosedur ini tidak hanya dilakukan oleh perempuan yang sudah melahirkan saja, tetapi juga dilakukan oleh perempuan yang belum pernah hamil namun memiliki bentuk perut yang kurang baik. Bahkan terkadang kaum laki-laki juga melakukan prosedur ini.

Hasil tummy tuck sebenarnya permanen, namun ada catatan yang perlu diperhatikan. "Permanen selama tetap menjaga berat badan dan tidak terjadi kehamilan selanjutnya," sambung dr Beta.

Adakah efek samping dari prosedur ini? Menurut dr Beta, efek samping umumnya sama seperti operasi-operasi besar lainnya, di mana ada luka yang kurang baik, hasil yang tidak optimal karena dirasa kulit perut masih kurang kencang, sebagian kulit mati, infeksi, dan lain sebagainya.

Berapa biayanya? "Beragam tapi yang jelas puluhan juta, di antara Rp 30-50juta, bahkan ada yang lebih," sebut dr Beta.

(vit/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT