Bayi Tabung Cara Baru, Manfaatkan Hormon Alami Perangsang Indung Telur

Bayi Tabung Cara Baru, Manfaatkan Hormon Alami Perangsang Indung Telur

- detikHealth
Senin, 21 Jul 2014 19:35 WIB
Bayi Tabung Cara Baru, Manfaatkan Hormon Alami Perangsang Indung Telur
dok: BBC
London -

Prosedur IVF alias bayi tabung bisa dibilang alternatif terbaik untuk membantu para pasangan yang susah mendapatkan keturunan. Namun metode ini bukan tanpa komplikasi, salah satunya ovarian hyperstimulation syndrome (OHSS).

OHSS merupakan efek yang dirasakan tubuh akibat penggunaan obat-obatan hormonal untuk merangsang perkembangan sel-sel telur di dalam ovarium. Beruntung sekelompok dokter dari Inggris berhasil menemukan cara untuk mendapatkan sel telur untuk bayi tabung tapi dengan cara aman dan alami.

Di tahun 2003, tim peneliti dari Imperial College London ini menemukan hormon kisspeptin. Hormon ini berperan besar dalam siklus menstruasi. Bahkan wanita yang tak memiliki hormon ini dijamin takkan bisa melewati masa puber.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka pun percaya kisspeptin dapat merangsang ovarium wanita agar dapat menghasilkan sel-sel telur, terutama dengan cara yang lebih alami daripada suntikan hormon. Dengan penggunaan hormon ini, peneliti juga berharap OHSS dapat dicegah, meski percobaan harus lebih banyak dilakukan agar keamanannya dapat terjamin.

Percobaan pada manusia pertama kali telah dilaksanakan di Hammersmith Hospital, London dengan melibatkan 53 pasangan. Dan upaya ini berhasil membuat 51 wanita di antaranya hamil.

"Pasien pertama yang mengikuti studi ini ternyata berhasil hamil. Ini adalah hasil terbaik yang kami inginkan. Kami kira ini lebih aman daripada obat atau suntik hormon dan jelas efektif, namun kami butuh studi yang lebih besar untuk memastikannya," kata Prof Waljit Dhillo seperti dikutip dari BBC, Senin (21/7/2014).

Dari 51 partisipan yang berhasil mengandung itu, 12 orang di antaranya telah melahirkan, bahkan anak-anaknya tumbuh sehat dan normal. Salah satunya pasangan Alison dan Richard Harper.

Putra mereka, Owen lahir berkat metode ini pada bulan Oktober 2013. Alison mengaku sebelumnya telah menjalani beberapa kali prosedur bayi tabung tapi yang paling membuatnya nyaman adalah yang dilakukan peneliti asal Imperial College London ini. "Rasanya tak begitu sakit dan saya tak merasakan bengkak," tuturnya.

Setelah dirasa ada kemajuan, peneliti berencana menggelar percobaan yang sama namun melibakan sejumlah wanita pengidap sindrom ovarium polisistik yang sangat rentan terhadap pemberian obat perangsang untuk menghasilkan sel telur.

Bila sukses, peneliti akan mencoba membandingkan efektivitas penggunaan kisspeptin dalam prosedur bayi tabung maupun terapi konvensional.

(lil/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads