Rabu, 27 Agu 2014 09:34 WIB

Ibu Hamil Hobi Konsumsi Makanan yang Pedas dan Asam, Bahaya Nggak Sih?

- detikHealth
Illustrasi: Thinkstock
Jakarta - Saat berbadan dua, keinginan makan ibu hamil bisa dikatakan ada-ada saja misalnya tiba-tiba si ibu ingin makanan yang cenderung asam atau pedas. Lantas, haruskah keinginan tersebut dituruti?

Menanggapi hal ini, nutrisionis Leona Victoria Djajadi MND mengatakan banyak mitos beredar untuk wanita hamil, bahwa saat berbadan dua tidak boleh mengonsumsi makan yang pedas, asam dan sebagainya.

"Sebenarnya di Negara Barat tidak ada larangan seperti itu. Penjelasan ilmiahnya sederhana saja, makanan pedas dan asam meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung dan pembuatan mucus (dahak)," terang Victoria kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (27/8/2014).

Dengan demikian, dikatakan Victoria di masyarakat pun biasanya dibuat mitos agar bumil tidak 'sakit'. Mengonsumsi makanan pedas bisa memicu terjadinya diare. Nah, dalam keadaan hamil, kondisi buang air besar berkali-kali bisa menimbulkan stres pada ibu.

Tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua orang bereaksi sama jika mengonsumsi makanan pedas dan asam. Saat hamil di trimester pertama, hormon-hormon kehamilan bisa naik drastis dan nafsu makan bisa terganggu. Makanan pedas dan asam serta hangat, termasuk makanan cepat saji bisa jadi lebih menarik untuk ibu hamil karena membuat nafsu makan timbul.

Victoria menyarankan jangan lupa bagi ibu hamil mengonsumsi suplemen folat dan iodine yang biasanya diberikan oleh dokter. Jika bisa, sebaiknya ada tambahan zat besi dan omega 3.

"Masuk trimester dua dan tiga jika mualnya sudah teredam, mulai asupan buah dan sayur. Juga perbanyak seafood yang secara alami mengandung omega 3 (DHA), sangat baik untuk perkembangan otak janin," tandas Victoria.

(rdn/up)