Wanita asal Newport, South Wales, ini menceritakan awalnya ia merasakan adanya nyeri hebat di bagian perutnya. Menghubungi sang dokter klinik lewat telepon, ia diminta untuk datang dan melakukan tes urine.
"Mereka mengatakan kepada saya di telepon bahwa saya diduga mengalami infeksi ginjal, sehingga saya diminta datang. Ketika saya mau buang air kecil di toilet, ada yang terasa aneh. Rupanya saya mengalami pecah ketuban," ungkapnya, seperti dikutip dari BBC pada Kamis (23/10/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Staf klinik sempat menelepon ambulans, namun karena kondisi Evans sudah darurat dan tak bisa dipindahkan lagi, dokter klinik setempat, dr Susan Emerson, membantu proses kelahiran tersebut.
"Saya sangat terkejut. Saya tidak menduga bahwa saya sedang hamil. Hidup saya rasanya berubah saat itu juga dalam hitungan detik. Saya tidak mengalami adanya tanda-tanda kehamilan, saya juga tidak mengalami morning sickness dan perut pun tak terlihat membesar," tuturnya.
Tak perlu waktu lama, sekitar 30 menit kemudian Evans berhasil melahirkan bayi perempuan dengan berat 2,7 kg dan diberi nama Erin Louise Roberts.
Keduanya kemudian diantar oleh staf klinik setempat dan pasangan Evans ke Newport's Royal Gwent Hospital dengan mobil ambulans untuk diperiksa. Beruntung, baik Evans maupun bayinya dinyatakan sehat.











































