Agar Bentuk Badan Terjaga, Perlukah Ibu Hamil Diet Pasca Melahirkan?

Agar Bentuk Badan Terjaga, Perlukah Ibu Hamil Diet Pasca Melahirkan?

- detikHealth
Senin, 17 Nov 2014 07:37 WIB
Agar Bentuk Badan Terjaga, Perlukah Ibu Hamil Diet Pasca Melahirkan?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Keluhan seperti mual, muntah, dan nyeri di bagian-bagian tubuh tertentu memang rentan dialami oleh ibu hamil. Tak hanya itu, bentuk badan dan payudara yang jelek pasca melahirkan juga menjadi kekhawatiran para ibu hamil. Untuk mengatasi kondisi ini, pasca melahirkan biasanya ibu hamil melakukan diet. Perlukah?

Menurut dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dr Prima Progestian, SpOG, umumnya ibu hamil merasa tugasnya sudah selesai setelah melahirkan. Sehingga, ibu hamil ada yang melakukan diet ketat agar tubuh dan payudaranya tetap terjaga bentuknya.

"Melakukan diet ketat pasca melahirkan itu tidak ada pengaruhnya. Justru, ibu-ibu yang melahirkan lalu menyusui bayinya secara rutin itu nanti malah akan kurus sendiri. Jadi, tidak perlu khawatir," kata dr Prima di sela-sela acara 'Frisian Flag: Rayakan Momen Wow Mama' di Hong Kong Cafe, Jakarta seperti ditulis Senin, (17/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya melakukan diet ketat, dikatakan dr Prima, sebagian ibu hamil pasca melahirkan pola makannya cenderung 'ngaco' atau tidak teratur. Padahal, justru setelah melahirkan kecukupan nutrisi tetap perlu dijaga karena bayi perlu minum ASI.

"Kecukupan nutrisi itu penting. Di antaranya protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Tidak hanya saat hamil tetapi juga pasca melahirkan dan saat menyusui," kata dr Prima.

Seorang ibu hamil membawa janin yang tidak bisa makan dengan sendirinya. Sehingga, janin atau bayi ini bergantung 100% pada asupan yang diperoleh ibunya. Meski begitu, kondisi ibu saat hamil dan setelah hamil juga harus diperhatikan dan dijaga salah satu caranya dengan melakukan olahraga.

"Konsep salah orang Indonesia adalah olahraga itu sama dengan lari. Padahal tidak. Untuk ibu hamil, olahraga cukup dilakukan 300 menit per minggu. Olahraga ini bukan lari, tetapi dengan jalan-jalan di mal saja itu sudah membantu agar ibu hamil sehat dan bugar," imbuh dr Prima.

(up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads