Minggu lalu Karolane mendatangi St Eustache Hospital di Quebec. "Saya merasakan kram hebat di perut, jadi saya datang ke rumah sakit. Disitulah mereka memberitahu saya bahwa kram itu adalah kontraksi," tutur Karolane seperti dikutip dari CBC, Kamis (11/12/2014).
Yang tak kalah mengejutkan, usia kandungan Karolane telah memasuki 39 minggu. Jadi sesampainya di rumah sakit, ia langsung dilarikan ke ruang emergensi, masih dalam keadaan syok. Beberapa jam kemudian ia pun melahirkan bayi seberat 3,4 kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karolane sama sekali tak menyangka bila ia sedang mengandung. Wanita berumur 25 tahun itu mengaku belakangan berat badannya memang bertambah, ia menghitung kira-kira sebanyak 9 kg. Tapi ia mengira itu karena mengonsumsi kontrasepsi oral.
"Lagipula saya dan suami memang malas berolahraga dan kami tidak makan teratur," katanya.
Penasaran dengan apa yang terjadi padanya, dokter yang menangani Karolane kemudian menjelaskan posisi bayi Karolane memang lebih menjorok ke punggung ibunya, sehingga perut wanita ini tidak menonjol ke depan seperti kebanyakan ibu hamil.
Namun kehadiran jabang bayi yang diberi nama Anabelle itu memang tengah dinantikan Karolane dan suaminya, Brian Lanthier. "Kami memang tidak siap, tapi seketika kami melihatnya, kami langsung jatuh cinta kepadanya. Dan saya sangat bangga," timpal Lanthier.
(lil/vit)











































